Berita Kabupaten Ngada

Warga Gurusina Senang ! Rumah Layak Huni Diresmikan

Peresmian itu ditandai dengan Pengguntingan pita dan penandatanganan tugu Keserasian Sosial Papa Wiu Desa Watumanu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada

Warga Gurusina Senang ! Rumah Layak Huni Diresmikan
POS KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana saat kunjungan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Dr. Ir. R. Harry Hikmat, M.Si di Kampung Adat Gurusina Desa Watumanu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada, Jumat (16/11/2018). 

Ia mengatakan pemerintah daerah, provinsi, dan pusat yang sangat memperhatikan nasib warga Gurusina. Sejak bencana kebakaran hingga saat ini pemerintah terus memperhatikan Gurusina.

"Kami hampir kehilangan semangat. Karena semua harta benda kami terbakar pada Agustus lalu. Momen hari ini sangat berarti bagi kami," ujarnya.

"Ini sangat membantu kami. Terima kasih, kami berdoa semoga bupati, gubernur dan presiden tetap sehat dan perhatikan kami dan seluruh masyarakat lain," ujarnya.

Jumlah rumah transisi layak huni yang dibangun ada 27 buah.

Kemensos RI Salurkan 2.2 Miliar

Kementerian Sosial (Kemensos) salurkan bantuan sebesar 2.2 miliar rupiah guna membangun kembali kampung adat megalitikum Gurusina di Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/11/2018.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Dr. Ir. R. Harry Hikmat, pada kesempatan tersebut mangaku bangga bisa datang berkunjung dan meresmikan forum keserasian sosial di Papa Wi'u Desa Watumanu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada.

Dr. Harry mengatakan peristiwa kebakaran kampung Megalitikum Gurusina 26 Agustus 2018 sangat menghebohkan dunia.

Pemberitaan tentang kebakaran Kampung Gurusina menjadi viral karena kampung ini sudah sangat terkenal dimana-mana.

"Saya sangat takjub atas kemegahan rumah adat di Bena maupun kampung adat Gurusina di masa lalu dan ini sudah terkenal seluruh dunia. 26 Agustus 2018 banyak media mempublikasikan bahwa Kampung Gurusina terbakar. Kampung megalitikum ini betul-betul peninggalan budaya yang wajib kita lestarikan. Dari sisi kemanusiaan Pemerintah merespon warga yang tidak terdampak tidak parah. Kami yakin bapak ibu sangat sedih," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved