Berita Kabupaten Ende

Tanpa Drainase ! 16 Rumah Warga Bhoanawa-Ende Diterjang Banjir

16 rumah warga di RT 03 RW 08 Lingkungan Bhoanawa,Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Rabu (14/11/2018) dini hari sekitar

Tanpa Drainase ! 16 Rumah Warga Bhoanawa-Ende Diterjang Banjir
istimewa
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS BERSIHKAN/Warga tampak membersihkan rumah pasca kemasukan air, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---16 rumah warga di RT 03 RW 08 Lingkungan Bhoanawa,Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Rabu (14/11/2018) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita diterjang banjir yang mengakibatkan rumah-rumah tersebut kemasukan air dan lumpur serta sampah. Tidak

ada korban jiwa dalam kejadian itu namun menyisahkan trauma kepada warga yang menjadi korban banjir.

Baca: Menghilang Seminggu! Warga Wolowaru-Ende Ditemukan Tinggal Tongkorak

Baca: Plt Sekwan yang Lama Diganti, Ketua DPRD Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati TTU

Air berikut lumpur masuk ke rumah warga disinyalir karena rumah-rumah tersebut tidak dilengkapi dengan sistem drainase yang baik untuk mengalirkan air.

Valentina, seorang warga yang rumahnya kemasukan air dan lumpur saat ditemui Pos Kupang.Com, Rabu (14/11/2018) mengatakan bahwa banjir kiriman itu terjadi sekitar pukul 24.00 Wita dan terus berlangsung hingga pukul 04.00 Wita.

“Saat itu terjadi hujan yang pada awalnya rintik-rintik lalu pelan-pelan mulai lebat sehingga terjadi banjir yang mengakibatkan rumah-rumah warga kemasukan air meskipun tidak ada korban jiwa namun banjir itu membuat kami tidak bisa tidur,”kata Valentina.

Menurut Valentina kejadian tersebut adalah kejadian yang pertama karena sebelumnya meskipun terjadi hujan lebat rumah-rumah warga aman tidak digenangani air ataupun kemasukan banjir.

Warga lainnya, Maria Goldiana yang rumahnya juga digenangi air menuturkan bahwa saat itu mereka sedang tidur namun tiba-tiba air masuk kedalam rumah yang menyebabkan rumah selain tergenang air juga dipenuhi material seperti lumpur dan juga sampah.

Bahkan air juga membawa sejumlah barang yang berada di lantai seperti sepatu dan sandal milik anaknya.

“Anak saya yang bersekolah di SD Bhoanawa terpaksa tidak bisa sekolah karena sepatu miliknya terbawa air saat memasuki rumah,”kata Maria.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved