Berita Internasional

Seorang Petinju Muda Tewas Usai Kalah Beradu Di Atas Ring, Videonya Viral Bikin Kamu Merinding

Seorang Petinju Muda Tewas Usai Kalah Beradu Di Atas Ring, Videonya Viral Bikin Kamu Merinding.

Seorang Petinju Muda Tewas Usai Kalah Beradu Di Atas Ring, Videonya Viral Bikin Kamu Merinding
facebook/ ប្រដាល់ នឹង បាល់ទាត់
Seorang Petinju Muda Tewas Usai Kalah Beradu Di Atas Ring, Videonya Viral Bikin Kamu Merinding 

POS-KUPANG.COM -  Seorang Petinju Muda Tewas Usai Kalah Beradu Di Atas Ring, Videonya Viral Bikin Kamu Merinding.

Kematian seorang petinju berusia 13 tahun setelah kalah dalam laga kickboxing menimbulkan tekanan terhadap pemerintah Thailand agar melarang anak-anak terlibat dalam pertandingan tinju.

Petinju muda Anucha Kochana dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan pada otak, dua hari setelah berlaga dalam partai amal.

Beragam laporan menyebutkan petinju muda Anucha sudah bertarung dalam 170 laga sejak usia delapan tahun, demi mengumpulkan uang untuk keluarganya.

 Garuda dan Citilink Sediakan Wifi Gratis untuk Penumpang Saat Terbang Mulai 2019

 Harga Beras Lokal Bertahan, Ini Penjelasan Pedagang Pasar Kasih Naikoten Kupang

23 Penjabat Kades Dilantik di Atas Laut di Mutiara Beach Lewoleba

Akibat insiden ini, berbagai kalangan menyeru agar anak-anak dilarang ikut serta dalam pertandingan tinju.


Parlemen Thailand kini tengah meninjau aturan yang tidak membolehkan anak di bawah usia 12 tahun berpartisipasi di ring tinju. Parlemen juga berencana mengatur secara ketat partisipasi petinju remaja.

Kickboxing khas Thailand, atau juga dikenal dengan sebutan Muay Thai, merupakan olahraga yang populer di negara tersebut.

Bahkan, sedemikian populernya, ribuan petinju belia dan keluarga mereka menggantungkan hidup dari olahraga baku hantam ini.

Masalahnya, aturan pengelolaan olahraga ini relatif sedikit dan masih banyak orang yang menentang undang-undang perlindungan petinju belia dengan alasan mereka merupakan bagian dari tradisi Muay Thai.

Ribuan petinju belia dan keluarga mereka menggantungkan hidup dari olahraga baku hantam ini/AFP.
Kesedihan lawan.

Video pertandingan menunjukkan sang bocah, yang juga dikenal dengan julukan Phetmongkol Por Peenapat, tidak memakai pelindung kepala. Lawan tandingnya pun sama.

Halaman
12
Editor: maria anitoda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved