Berita Internasional Terkini

Diminta Potong Rambut oleh Sekolah, Remaja 15 Tahun Ini Malah Bunuh Diri

Sebuah sekolah di Provinsi Shaanxi, China, dilaporkan bakal mengajukan gugatan hukum kepada sebuah keluarga.

Diminta Potong Rambut oleh Sekolah, Remaja 15 Tahun Ini Malah Bunuh Diri
KOMPAS.com/South China Morning Post/news.163.com
Potongan gambar memperlihatkan remaja dengan marga Bi memalingkan wajahnya setelah dilaporkan dipaksa sekolah untuk potong rambut. Dia dikabarkan bunuh diri pada 2 November, atau 10 hari setelah potong rambut. 

POS-KUPANG.COM | XIAN - Sebuah sekolah di Provinsi Shaanxi, China, dilaporkan bakal mengajukan gugatan hukum kepada sebuah keluarga.

Diwartakan SCMP Selasa (13/11/2018), keluarga itu menyalahkan sekolah setelah remaja 15 tahun bunuh diri setelah diminta potong rambut.

Remaja bermarga Bi itu tewas setelah jatuh dari bangunan tempatnya tinggal di Xian pada 2 November, 10 hari setelah gurunya membawanya ke tukang potong rambut.

Baca: Wayne Rooney Sebut Dua Sosok Ini Superstar Timnas Inggris

Orangtua Bi berkata dia menolak untuk masuk ke SMA Xidian setelah dipotong dan memaksa tinggal di sekolah karena dia sangat jelek.

Polisi menggelar penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian Bi dengan sekolah menyatakan orangtuanya meminta kompensasi.

Baca: 2019, Garuda Indonesia Group Sediakan Wifi Gratis di Pesawat

Dalam keterangan tertulis Senin (12/11/2018), SMA Xidian mengatakan orangtua Bi meminta kompensasi sebesar 1,2 juta yuan, sekitar Rp 2,5 miliar. Sebab, mereka yakin potongan rambut itu yang membuat Bi bunuh diri.

Sementara sekolah menawarkan "kompensasi kemanusian" sebesar 100.000 yuan, atau Rp 212,7 juta.

Sekolah juga membantah bahwa gurunya memaksa Bi untuk potong rambut. Versi sekolah, mereka telah mendapat persetujuan dari Bi dan orangtuanya.

"Dia dipotong pendek. Tidak botak. Setelah dipotong pun siswa dan orangtuanya tak melayangkan keluhan," demikian penjelasan sekolah.

Namun, berdasarkan potongan percakapan di media sosial Bi, dia mulai mengeluhkan tampilannya yang jelek, dan tak mau ke sekolah.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved