Berita Rekrutmen CPNS 2018

Hari Kedua Pelaksanaan Tes CPNS di TTU, Tak Ada yang Mencapai Passing Grade

Pemerintah daerah melalui Bapekdiklat Kabupaten TTU menggelar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada hari kedua, Senin (12/11/2018).

Hari Kedua Pelaksanaan Tes CPNS di TTU, Tak Ada yang Mencapai Passing Grade
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Fransiskus Tilis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah daerah melalui Bapekdiklat Kabupaten TTU menggelar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada hari kedua, Senin (12/11/2018).

Pelaksanaan tes pada hari kedua tersebut dilalui dalam lima sesi dimana setiap sesi diikuti oleh 100 peserta, sehingga jumlah peserta yang mengikuti tes CPNS pada hari kedua sebanyak 500 orang.

Pelaksanaan tes CPNS pada hari kedua tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada satu peserta tes pun yang mencapai passing grade yang telah ditetapkan oleh Kemenpan RB.

Baca: Thomas Ga: Ada yang Usul Naikkan Dana Operasional Kelurahan

Salah satu peserta tes CPNS yang nyaris mencapai nilai passing grade diketahui bernama Imelda Astitin Penu Weo. Imelda hanya kurang satu poin pada materi tes TKP.

Sedangkan, dua materi tes seperti nilai TWK dan TKP telah mencapai passing grade, sehingga Imelda dinyatakan tidak mencapai passing grade.

Baca: Kotak Suara Pemilu 2019 Tiba di KPU Nagekeo

Pada pelasanaan tes tersebut, Imelda memperoleh hasil yang cukup baik dimana nilai dari ketiga materi tes tersebut sebagai berikut; TWK 80, TIU 80, dan TKP 142.

Usai melaksanakan tes CPNS tersebut, Imelda langsung keluar dari ruangan tes. Setelah mengetahui bahwa dirinya hanya kekurangan satu poin pada materi tes TKP, Imelda tak kuasa menahan sedih. Dirinya langsung pulang ke rumah dengan berlinang air mata.

Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis kepada POS-KUPANG.COM seusai memantau pelaksanaan tes CPNS di SMK Negeri 1 Kefamenanu membenarkan hal tersebut.

"Hari ini ada lima sesi, 500 orang yang ikut. Tidak ada yang berhasil mencapai passing grade," ungkap Frans kepada POS- KUPANG.COM, Senin (12/11/2018) malam.

Frans mengatakan, rata-rata para peserta tes tidak memenuhi pasing grade pada materi tes TKP. Hal itu karena nilai passing grade pada materi tes tersebut terlalu tinggi. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved