Berita Kota Kupang

Kota Kupang Diguyur Hujan! Ini Penjelasan BMKG Lasiana Kupang

Hari ini kota Kupang, Naketuka, Tenau, Oesao, Camplong, Naifalo Barat, Taeamaman diguyur hujan lebat hingga sedang yang disertai angin kencang dan pet

Kota Kupang Diguyur Hujan! Ini Penjelasan BMKG Lasiana Kupang
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore memegang sapu lidi dan menyapu sampah dan genangan air di Jalan El Tari, Naikoten I Kupang, Mingu (11/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM KUPANG – Hari ini kota Kupang, Naketuka, Tenau, Oesao, Camplong, Naifalo Barat, Taeamaman diguyur hujan lebat hingga sedang yang disertai angin kencang dan petir.

Hal ini mengakibatkan berbagai bencana terjadi di beberapa lokasi di kota Kupang, misalnya banjir di RT 001/RW 001 Kelurahan Oesapa Barat dan di Jalan RW Monginsidi III, rumah rusak berat di Jalan Thamrin RT 040/RW 012 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Pohon Tumbang di Jalan Nasuition Kelurahan Kayu Putih, dan beberapa titik lainnya.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru, melalui Info Publik MKG NTT WA Grup, Minggu (11/11/2018), menjelaskan Hari Tanpa Hujan berturut-turut Dasarian I November 2018 Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya sebagian besar mengalami kategori Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek (1-5 hari) tetapi sebagian juga mengalami kekeringan ekstrem (>60 hari).

Wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem tersebut yaitu wilayah Kabupaten Manggarai Timur (sekitar Dampek/Lambaleda), Kabupaten Nagekeo (sekitar Danga), Kabupaten Sikka (sekitar Waigete), Kabupaten Flores Timur (sekitar Stamet Larantuka), Kabupaten Sumba Timur (sekitar Melolo, Kawangu, Lambanapu, Kamanggih, Kanatang dan Rambangaru), Kabupaten Sabu Raijua sekitar Daieko), Kabupaten Rote Ndao (sekitar Papela, Busalngga, Feapopi  dan Batutua, Kabupaten Timor Tengah Selatan (sekitar Panite dan Nule), Kabupaten Timor Tengah Utara (sekitar Eban, Oeninaat dan Sap’an, Kabupaten Malaka (sekitar Biudukfoho) serta Kabupaten Belu (sekitar Umarese/Fatuketi dan Fatukmetan).

Dijelaskan lebih lanjut, analisis curah hujan Dasarian I November 2018 pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah (0-50 mm), kecuali di wilayah sebagian besar Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, sebagian besar Kabupaten Manggarai Timur, sebagian kecil Kabupaten Ngada, sebagian kecil Kabupaten Ende, sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Selatan dan sebagian kecil Sumba Barat mengalami curah hujan menengah (51-150mm).

Berdasarkan peta prakiraan PELUANG curah hujan dasarian II November 2018 diketahui bahwa wilayah NTT diprakirakan memiliki peluangcurah hujan 21-50 mm sebesar 60-100%, kecuali di sebagian Kabupaten Alor, sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Rote, diprakirakan memiliki peluang curah hujan 0 – 20 mm sebesar 60 – 100%.

Sedangkan di sebagian besar Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, sebagain besar Kabupaten Manggarai Timur, sebagian besar Kabupaten Ngada, sebagian kecil Kabupaten Nagekeo, sebagian Kabupaten Sumba Timur,

sebagian kecil Kabupaten Kupang, sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Selatan serta sebgai kecil Kabupaten Timor Tengah Utara, diprakirakan memiliki peluang curah hujan 51 – 100 mm sebesar 60 – 100 p%. Serta di sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat dan sebagian kecil Kabupaten Kupang diprakirakan memiliki peluang curah hujan >100 mm sebesar 60 – 90%. (*)

 

 
 

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved