Berita NTT Terkini

Tahun 2019! Akan Ada Dua Polres Baru Polda NTT

Polres yang dibangun tersebut menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indones

Tahun 2019! Akan Ada Dua Polres Baru Polda NTT
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Akan ada satu sampai dua Polres baru yang dibangun di jajaran Polda NTT pada tahun aggaran 2019. Polres yang dibangun tersebut menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Hal ini kompak diungkapkan oleh Kapolda dan Wakapolda NTT secara terpisah kepada wartawan usai upacara Sertijab Wakapolda NTT dan empat pejabat utama serta empat Kapolres jajaran Polda NTT di Mapolda NTT pada Jumad (9/11/2018) siang.

Baca: Polda NTT kembangkan Polisi Sektor Pariwisata

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari Mabes Polri dan Kementerian PAN RB, pada tahun 2019 nanti akan ada pemekaran atau tambahan dibangunnya satu sampai dua Polres baru di Polda NTT. Namun terkait lokasi masih menunggu keputusan dari kementerian.

Baca: Sambutpisah Kapolres Kupang Kota! Kapolres Satria Akan Pegang Pesan Tetua Adat

"Ya mungkin, ada informasi yang sudah kita dapat, kemungkinan akan ada tambahan satu sampai dua Polres untuk tahun anggaran 2019, tapi kita belum tau dimana karena keputusan ini ada di tangan menteri PAN RB," ujar Raja Erizman.

Orang nomor satu di jajaran Polda NTT ini menjelaskan bahwa jika ditilik dari tipe Polda maka masih dibutuhkan tambahan atau pembangunan Polres baru. Pihaknya, demikian Kapolda, sudah mengajukan penambahan Polres agar sesuai dengan jumlah Kabupaten Kota di NTT seturut Undang Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berlaku.

"Kita masih butuhkan tambahan. Ya, sebenrnya kita sudah ajukan sesuai dengan jumlah kabupaten kota yang ada. Ini kan normalnya 22 Polres yang ada di NTT. Tapi sesuai regulasi baru maka keputusannya kita harus ajukan ke menteri PAN RB, jadi tidak hanya ke mabes Polri saja. Dan ini juga kita sudah ajukan," katanya.

Senada dengan Kapolda, Wakapolda Brigjen Pol Johannis Asadoma yang baru saja diserahterimakan jabatan menggantikan Brigjen Pol Victor Gustaf Manoppo kepada wartawan mengungkapkan bahwa persoalan penambahan Polres telah masuk ke dalam perencanaan oleh Mabes Polri.

"Penamahan Polres itu sudah masuk dalam perencanaan Mabes Polri karena undang undag kepolisian menuliskan bahwa setiap struktur polisi di tingkat daerah mengikuti struktur pemerintahan di daerah," ujar Johannis.

Namun, dalam proses pelaksanaannya tidak semudah yang direncanakan karena menyesuaikan dengan faktor anggaran pembangunan Polres sehingga harus dibangun bertahap berdasarkan skala prioritas.

"Begitu juga kalau ada kabupaten atau kota baru maka harus ada Polres baru, tapi karena faktor anggaran maka Mabes Polri akan mempriotitaskan mana yang harus dibagun lebih dahulu dari yang lain. Untuk di NTT juga akan dibangun secara bertahap, Polres Polres yang berada di kabupaten kabupaten baru yang merupakan pemekaran dari kaupaten atau kota," jelasnya.

Hingga saat ini, dari 22 Kabupaten Kota di Provinsi NTT, Polda NTT baru memiliki 16 Polres jajaran. Polres-polres itu terdiri dari Polres Kupang Kota, Polres Kupang, Polres TTU, Polres TTS dan Polres Belu yang berada di Pulau Timor.

Di Pulau Flores baru terdapat Polres Manggarai Barat, Polres Manggarai, Polres Ngada, Polres Ende, Polres Sikka dan Polres Flores Timur.

Berikutnya Polres Lembata, Polres Alor, Polres Rote Ndao serta Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat di Pulau Sumba. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved