Berita Nasional Terkini

Terkendala Lahan, Hampir Sejuta PNS dan TNI/Polri Belum Punya Rumah

Sofyan Djalil mengatakan, pihaknya tengah mendata sejumlah lahan untuk disulap menjadi kawasan hunian bagi ASN serta anggota TNI dan Polri.

Terkendala Lahan, Hampir Sejuta PNS dan TNI/Polri Belum Punya Rumah
KOMPAS.com/KOMPAS/JITET
Ilustrasi 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, pihaknya kini tengah mendata sejumlah lahan di berbagai kota besar untuk disulap menjadi kawasan hunian bagi aparatur sipil negara ( ASN) serta anggota TNI dan Polri.

Pasalnya, hingga kini masih ada ratusan ribu abdi negara yang diyakini belum memiliki rumah pribadi.

Menurut dia, lahan-lahan yang ada nantinya akan dikembangkan menjadi hunian apartemen sehingga dapat dibangun hunian dengan jumlah yang banyak.

Baca: Eko Yuli Irawan Tabung Uang Bonus untuk Bangun Sasana Angkat Besi

"Diperkirakan ada 900.000 TNI/Polri dan PNS yang belum punya rumah. Mereka tersebar di seluruh Indonesia," kata Sofyan, Kamis (8/11/2018) di Jakarta.

Menurut dia, salah satu kendala dalam menyediakan hunian terjangkau bagi abdi negara yang belum memiliki hunian adalah harga tanah. Sebab, di sebagian kota besar, saat ini harga tanah per meter persegi sudah selangit.

Baca: Formappi: Ribuan Caleg pada Pemilu 2019 Enggan Publikasikan Identitas

"Kalau bisa dapat tanah Rp 1 juta per meter persegi untuk apartemen, maka harga apartemennya bisa terjangkau," ujar dia.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo pun tengah merumuskan kebijakan yang memudahkan ASN dan TNI/Polri untuk mendapatkan hunian yang diinginkan.

Kebijakan itu misalnya dengan menerapkan pinjaman dengan bunga nol persen hingga tenor mencapai 30 tahun.

"Dengan demikian, orang bisa pinjam sampai umur 70 tahun. Tetapi, Pak Presiden minta supaya ada pembangunan yang masif untuk PNS dan TNI/Polri," ucap Sofyan. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved