Berita Sumba Timur Terkini

Pacu Peningkatan Mutu Pendidikan! INOVASI Pilih 17 Organisasi Sebagai Mitra Baru

Adapun mitra yang dipilih dari ratusan lebih proposal yang masuk ke INOVASI tersebut yakni CIS Timor, Dompet Dhuafa, Edukasi 101, Forum Lingkar Pena,

POS KUPANG. COM/ROBERT ROPO
POSE BERSAMA-Pose bersama saat kegiatan Peluncuran Program Kemitraan dan Hibah INOVASI. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | SURABAYA-Inovasi untuk anak sekolah Indonesia (INOVASI) sebuah program kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia memilih 17 organisasi non pemerintah berupa LSM dan Yayasan dan universitas atau lembaga pendidikan tenaga kependidikan yang ada di empat wilayah Propinsi yakni Propinsi NTT, Kalimantan Utara, NTB dan Propinsi Jawa Timur sebagai mitranya dalam melaksanakan berbagai program rintisan peningkatan mutu pendidikan.

Baca: Ketua Komisi V DPR Fary Francis Sebut Harapan Warga Amfoang Terjawabi! Begini Harapan Warga Amfoang

Adapun mitra yang dipilih dari ratusan lebih proposal yang masuk ke INOVASI tersebut yakni CIS Timor, Dompet Dhuafa, Edukasi 101, Forum Lingkar Pena, Sahabat Pulau Indonesia, Jaringan Semua Murid semua Guru, SIL, Taman Bacaan Pelangi.

Selain itu Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Borneo Tarakan (UBT), UINSA Surabaya, UNUSA, UNM, UNESA, yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI), dan Yayasan Sulinama.

Kemitraan tersebut resmi diluncurkan oleh Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud RI Moch Abduh, Ph. D pada acara seminar Phatnerships for Learning II dengan agenda Peluncuran Program Kemitraan dan Hibah INOVASI yang berlangsung di Ballroom AB Hotel JW Marriott Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur, Rabu (7/11/2018).

Peluncuran tersebut ditandai dengan pembunyian musik angklung oleh Moch Abduh bersama Direktur program INOVASI Mark Heyward, Perwakilan Kedutaan Besar Australia Sarah Ayu, Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Dr. Awaludin Tjalla serta dan pejabat lainya. Hadir pula perwakilan pemerintah propinsi dan Kabupaten dari empat Propinsi tersebut, para mitra terpilih, serta para pratiksi dan penggiat pendidikan.

Direktur program INOVASI Mark Heyward dalam sambutanya mengatakan kemitraan INOVASI dengan 17 mitra yang terpilih akan berlangsung selama 9 sampai 12 bulan. Bidang-bidang yang menjadi fokus utama program rintisan yang dilaksanakan oleh para mitra tersebut berupa pelatihan guru dalam hal kemampuan literasi dan numerasi dasar, pendidikan inklusif, kepemimpinan yang berpihak pada pembelajaran, pemberdayaan orang tua dan keterlibatan masyarakat.

Selain itu, perpustakaan yang ramah anak, dan beberapa inisiatif lainya yang dilakukan guna memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas awal SD/MI.

Dikatakan Heyward seluruh program rintisan tersebut akan dipantau oleh INOVASI. Selain itu hasil kemajuan dicapai akan INOVASI akan diinformasikan langsung kepada para pembuat kebijakan terkait baik itu di tingkat pusat maupun di daerah.

Heyward mengatakan, 17 kemitaraan baru tersebut akan membantu memperluas kegiatan INOVASI di kabupaten mitranya dan akan turut berkontribusi dalam menghasilkan bukti-bukti dan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan Literasi dan numerasi.

Selain itu melalui program rintisan yang dilakukan para mitra menjadi bentuk upaya INOVASI dalam memperluas jangkauan program dan juga agar semakin banyak bekerja dengan orang tua, masyarakat dan tenaga kependidikan setempat.

Konsul Jendral Australia di Surabaya Chris Barnes dalam sambutanya pada kegiatan itu pula mengatakan tentang pentingnya kemitraan baru dan juga peluncuran resmi kemitraan tersebut.

Menurut Barnes melalui kerja sama dengan berbagai organisasi pendidikan di daerah, INOVASI akan memperkuat upaya peningkatan mutu pembelajaran di kelas. Para mitra baru ini akan turut berkontribusi terhadap kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih baik lagi.

"Acara peluncuran pada seminar ini menjadi kesempatan bagi para mitra untuk berkumpul, dan akan menjadi kesempatan yang berharga untuk mendorong keterlibatan dan kolaborasi antara lembaga pendidikan, LSM dan Pemda,"ungkap Barnes.

Adapun dalam kegiatan Peluncuran Program Kemitraan dan Hibah INOVASI tersebut juga ada aksi pertunjukan karya mitra dari semua mitra yang terpilih, dialog Interaktif Kemitraan antara Pemerintah dengan LSM/LPTK untuk peningkatan kualitas pendidikan dasar. (*)



Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved