Berita Kabupaten Malaka

Rohaman: Kami Tertarik Dengan RPM di Malaka

Kepala Desa Kohod, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten mengaku tertarik untuk belajar pola pertanian y

Rohaman: Kami Tertarik Dengan RPM di Malaka
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Kepala Desa se-Kecamatan Malaka Tengah pose bersama Kepala Desa Kohod, di lokasi kaji banding, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| BETUN---Kepala Desa Kohod, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten mengaku tertarik untuk belajar pola pertanian yang dikembangkan di Malaka. Jika ada kesempatan Pemerintah Desa Kohod akan berkunjung ke Malaka.

Baca: Artis ini Hamil di Luar Nikah dan Nyaris Aborsi, Ada 20 Artis Indonesia yang Hamil Sebelum Menikah!

Baca: Begini Alasan Imigrasi Deportasi Aktor Korea Lee Jong Suk dari Indonesia

Baca: Gara Gara Ini Luna Maya Sering Kenal Omel Sama Tukang Rias Wajah

"Saya sangat tertarik dengan penjelasan Pimpinan Rombongan Kaji Banding dari Kabupaten Malaka ke Desa Kohod tentang program Revolusi Pertanian Malaka. Oleh karena itu kami ingin belajar ke sana mengenai proses tanamnya terutama soal jagung yang setahun bisa ditanam sampai tiga kali," kata Rohaman ketika menerima rombongan para Kepala Desa di wilayahnya Selasa, (6/11/2018)

Rohaman yang didampingi aparatnya melanjutkan bahwa apa yang dijelaskan soal pertanian di Malaka, sebenarnya hampir sama dengan yang terjadi di Desa Kohod.

"Selama ini kita kembangkan pertanian di bidang persawahan. Hasilnya sangat bagus dan membantu masyarakat dalam meningkatkan kehidupannya. Rata-rata masyarakat pun hidup dari bertani di samping usaha lainnya seperti kerajinan," ujarnya lagi.

Baca: Pengacara Beberkan Alasan Charly Van Houten Sampai Digugat Cerai Tiga Kali. Ini Penyebabnya

Baca: Cantiknya Cinta Laura dalam 7 Gaya Simpel Stylish Kenakan Short Pants. Kece Banget

Menyinggung soal desa OASE melalui program Kampung Sejahtera, Rohaman mengaku, program ini sangat positif dan cukup membantu masyarakat di desanya, terutama dalam mengubah minset dan paradigma berpikir masyarakat.

"Terus terang bahwa program dari OASE ini sangat membantu masyarakat terutama dalam mengubah pola pikir masyarakat untuk bekerja dan meningkatkan kebutuhan hidupnya," katanya.

Usai bertatap muka, Ketua Rombongan dan para Kepala Desa dari Malaka diantar menuju ke lokasi seperti pembangunan gedung serba guna bantuan OASE yang sementara dikerjakan, serta proses penyedotan air dari Sungai Cisadane yang disalurkan kepada lahan persawahan masyarakat.

Pimpinan Rombongan Yanuarius Bria Seran pada kesempatan yang sama mengajak para Kepala Desa se- Kecamatan Malaka Tengah untuk bisa belajar dari Desa Kohod dan bisa menerapkannya di wilayah masing-masing. (*/kominfo malaka)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved