Berita Internasional Terkini

Bayi Kembar Dilempar dari Mobil, Salah Satunya Meninggal Dunia

Sungguh malang nasib kedua bayi kembar yang baru lahir. Mereka dilemparkan dari mobil yang sedang melaju di jalan raya.

Bayi Kembar Dilempar dari Mobil, Salah Satunya Meninggal Dunia
KOMPAS.com/Miror/ViralPress
Warga sebuah desa di Provinsi Negros Oriental, Filipina membungkus bayi yang dibuang di jalanan dengan menggunakan kain. 

POS-KUPANG.COM | MANILA - Sungguh malang nasib kedua bayi kembar yang baru lahir. Mereka dilemparkan dari mobil yang sedang melaju di jalan raya.

Hasilnya, satu dari kedua bayi mungil itu meninggal dunia dalam insiden yang diyakini terjadi pada Selasa (6/11/2018) dini hari di Negros Oriental, Filipina.

Warga desa Datagon mendengar suara bayi menangis. Mereka bergegas ke lokasi asal suara itu.

Baca: Pilihan Yusril Terima Tawaran Jokowi Dinilai Lebih Strategis untuk PBB

Mereka menemukan dua bayi tergeletak di rerumputan di tepian jalan raya. Salah satunya masih menangis tetapi satu bayi lainnya tidak bergerak.

Warga kemudian membungkus bayi yang baru lahir itu dengan kain dan memanggil ambulans. Kedua bayi perempuan itu kemudian dibawa ke rumah sakit, tetapi salah satunya yang bertubuh lebih kecil dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Gubernur Maluku Kecewa Peserta Tes CPNS Tahap Pertama yang Lolos hanya 8 Orang

"Bayi perempuan itu begitu cantik, begitu kecil dan rapuh. Saya tak sempat tak percaya menemukan mereka," ujar Lea Gutib, satu dari sejumlah warga desa yang menemukan kedua bayi itu.

"Salah satu bayi tidak bernapas. Namun, yang satu lagi lebih kuat, warna kulitnya masih bagus dan masih bergerak. Dia menangis seperti minta tolong," tambah Lea.

"Saya tak paham bagaimana mungkin seorang ibu bisa melakukan hal seperti ini. Dia akan dihantui perbuatannya seumur hidup," ujar Lea.

Jean Miral, warga lain yang ikut menolong bayi kembar itu mengatakan, perasaannya campur aduk antara marah, sedih, sekaligus gembira.

"Sangat menyenangkan melihat bayi kecil itu selamat dan hidup. Namun, dia akan hidup tanpa saudari kembarnya," kata Jean.

"Sangat menyedihkan dan hal itu membuat saya marah karena ada orang dewasa melakukkan ini terhadap anak mereka sendiri," tambah Jean kesal.

"Saya berdoa bayi itu selamat dan akan dirawat keluarga yang mencintai dia," tambah Jean.

Jean mengatakan, hingga saat ini tidak diketahui orangtua bayi itu. Warga meyakini mereka sudah cukup lama meninggalkan bayi kembar tersebut.

Sejumlah media lokal menyebut, kepolisian kini tengah berusaha untuk mencari ibu dari bayi malang tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved