Berita Kabupaten Sikka

Vaksin Habis, Kangae dan Kewapante Hentikan Vaksinasi HPR

Vaksinasi hewan penular rabies (HPR) di Kecamatan Kangae dan Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Pulau Flores

Vaksin  Habis, Kangae dan  Kewapante Hentikan Vaksinasi  HPR
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Vaksinasi HPR di Kecamatan Kange, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Oktober 2018.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius  Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE---Vaksinasi hewan  penular  rabies   (HPR)  di  Kecamatan Kangae dan Kecamatan Kewapante, Kabupaten  Sikka,  Pulau  Flores, Propinsi   Nusa Tenggara  Timur (NTT)  dihentikan bulan   Oktober 2018. Persediaan  vaksin  dari  Dinas Pertanian dan Peternakan  Kabupaten  Sikka  habis.

Baca: Honorer Ende Berikan Dukungan Kepada Capres Yang Memihak Mereka

Baca: Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Mabar Rekomendasi 13 Poin

Baca: Banyak Warga Memilih Bekerja Di Luar, Begini Alasannya

Baca: DPRD Minta Hidupkan Revolusi KIA

Baca: Prof Felisianos Launcing Buku Jalan Lain Karya Veronika Ule

“Kegiatan  vaksinasi  sudah  kami   hentikan  satu  minggu  lebih. Vaksin  habis,” ujar Camat  Kangae,  Marthen  Luther Adji, kepada  POS-KUPANG.COM,  Selasa  (6/11/2018)  di  Maumere.

Camat  Kawapante,  Agustinus Akar, mengakui vaksinasi  HPR di  wilayahnya baru  mencakup  satu  desa dan dihentikan. “Penjelasan  Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan  Sikka bahwa  vaksin  habis,” ujar Agus,   Selasa  (6/11/2018).

Padahal menurut Agus,  warga di  desa-desanya  telah diimbau mengikat anjingnya  agar memudahkan penyintikan vaksin.

Baca: Selangkah Lagi Puskesmas Oekabiti Menuju Akreditasi

Baca: Jelang Musim Pancaroba, 8 Makanan yang Bisa Memperkuat Kekebalan Tubuh

Baca: Salmafina Sunan Kabur Dari Rumah, Benarkah Dipukul Sang Ayah? Fakta Lebih Bicara

Baca: Hingga Memasuki Hari Ke-4, Baru 7 Peserta Yang Mampu Lolos Passing Grade

Baca: Lima Fakta Reino Barack Putus Hubungan dengan Luna Maya. Nomor 1 Masih Misteri

Sebelumnya Kepala Dinas  Pertanian Perkebunan dan Peternakan  Sikka, Ir. Hengki  Sali membenarkan persediaan vaksin rabies di  Sikka hanya  100 ampul.  Pemerintah  masih menanti  pasokan 10.000  ampul  vaksin  HPR  bantuan dari Kementrian Pertanian  RI.(*)

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved