Berita Kota Kupang

Berkas Dua Pembunuh Yanto Blegur Tunggu Petunjuk Jaksa

Berkas dua tersangka kasus pembunuhan Yanto Blegur di Lasitarda Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang

Berkas Dua Pembunuh Yanto Blegur Tunggu Petunjuk Jaksa
POS KUPANG/RYAN NONG
Proses rekonstruksi kasus pembunuhan Aris Yanto Blegur yang dilaksanakan di Mapolres Kupang Kota pada Minggu (7/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG --- Berkas dua tersangka kasus pembunuhan Yanto Blegur di Lasitarda Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang kini sedang dalam tahapan menuggu petunjuk jaksa (P19).

Berkas ini merupakan berkas kedua dengan tersangka atas nama ES (19) dan RO (18) yang displit dengan berkas satu tersangka lainnya (AB) anak berhadapan dengan hukum yang telah dilimpahkan sebelumnya oleh pihak Polres Kupang Kota.

Baca: Cuaca Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Cerah Berawan

Baca: Pemuda GMIT Petra Kefamenanu Gelar Pertandingan Futsal Antar Pemuda Lintas Agama. Ini Tujuannya

Baca: Vaksin Habis, Kangae dan Kewapante Hentikan Vaksinasi HPR

Baca: Honorer Ende Berikan Dukungan Kepada Capres Yang Memihak Mereka

Baca: Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Mabar Rekomendasi 13 Poin

Hal ini diungkapkan Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho melalui Kasat Reskrim Ipti Boby Jacob Mooynafi kepada POS-KUPANG.COM di Mapolres Kupang Kota.

"Untuk berkas perkara pembunuhan Yanto Blegur, untuk dua teraangka atas nama ES dan RO sudah kita masukan dan saat ini sedang dalam tahap menunggu petunjuk jaksa untuk kita lengkapi," ujar Boby.

Mantan Kasat Reskrim Polres Sikka ini juga mengungkapkan harapanya agar berkas perkara ini segera rampung sehingga bisa ditingkatkan ke tahapan selanjutnya yakni pemimpahan.

Kasus penikaman yang menewaskan Aris Yanto Blegur ini terjadi pada Selasa (25/9/2018) sekira pukul 01.00 Wita di Jalan Lasitarda Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima.

Baca: Banyak Warga Memilih Bekerja Di Luar, Begini Alasannya

Baca: DPRD Minta Hidupkan Revolusi KIA

Baca: Prof Felisianos Launcing Buku Jalan Lain Karya Veronika Ule

Baca: Pemuda GMIT Petra Kefamenanu Gelar Pertandingan Futsal Antar Pemuda Lintas Agama. Ini Tujuannya

Baca: GMNI Belu Desak Bupati Belu Urus Air Minum Bersih Bagi Masyarakat

Baca: Lima Fakta Reino Barack Putus Hubungan dengan Luna Maya. Nomor 1 Masih Misteri

Saat itu Yanto yang mabuk dan tidur di tengah jalan pertigaan sempat memalang dan mencegat rombongan pelaku yang saat itu baru pulang menghadiri acara pestavdi Tofa. Karena pertengkaran yang tidak terhindarkan, pèlaku kemudian menikam korban beberapa kali dan membiarkan korban meninggal dunia di TKP. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved