Berita Kabupaten Lembata Terkini

Kepsek SDK Kalikasa, Lembata Wajibkan Anak Tabung Uang

Kepsek SDK Kalikasa, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Paulus Belake, mewajibkan seluruh anak di sekolah itu untuk menabung.

Kepsek SDK Kalikasa, Lembata  Wajibkan Anak Tabung Uang
ISTIMEWA
Ilustrasi tabung uang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Kepala Sekolah (Kepsek) SDK Kalikasa, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Paulus Belake, mewajibkan seluruh anak di sekolah itu untuk menabung. Uang tabungan itu disisihkan dari uang jajan yang diberikan orang tua untuk anak saat ke sekolah.

"Setiap hari anak-anak di sekolah kami diwajibkan menabung. Uang tabungan itu disisihkan dari yang jajan yang dibawa ke sekolah. Setiap tiga bulan uang itu diambil oleh petugas dari Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas," ujar Paulus Belake.

Melalui telepon selulernya, dari Desa Tubuk Rajan, dia mengatakan, inspirasi menambung uang sejak kecil itu diperoleh saat mendengar sambutan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat puncak Festival 3 Gunung di Bukit Cinta, 29 September 2018 lalu.

Baca: Kemenhub Ungkap 4 Perilaku Utama Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan, Apa Saja?

Saat itu, kenang Paulus, Gubernur Laiskodat mengatakan orang tua perlu menabung uang untuk anak, agar saat besar nanti, anak-anak itu sudah punya uang yang akan membantunya ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sejak itu, lanjut dia, dirinya coba menerapkan di sekolah. Caranya, mewajibkan anak-anak untuk menabung uang. Uang jajan yang dibawa anak ke sekolah, sedapat mungkin disisihkan sebagian untuk ditabungkan pada wadah yang disiapkan.

Baca: Jokowi Jajal Motor Barunya ke Pasar Anyar Tangerang

"Anak-anak bisa menyimpan uang di celengan atau di bambu atau pada wadah apa saja dan dibuka setiap tiga bulan. Saat dibuka, uang-uang itu diserahkan ke petugas Kopdit Obor Mas. Apa yang kami lakukan ini untuk membantu orang tua menyimpan uang bagi masa depan anak-anak," ujarnya.

Menurut Kepsek Paulus Belake, pihaknya telah bekerja sama dengan manajemen Kopdit Obor Mas Lewoleba, untuk mangelola uang tabungan anak-anak tersebut. Jadi uang yang disimpan anak-anak itu nantinya dijemput secara rutin oleh petugas Kopdit Obor Mas Lewoleba.

Pihaknya optimis, bila kiat membiasakan anak-anak untuk menabung sejak dini itu, bakal memberikan hasil yang menggembirakan bagi anak-anak maupun orang tua pada hari-hari mendatang, terutama ketika anak hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan nanti.

Dikatakannya, ia memang telah mewajibkan anak-anak untuk menabung uang. Namun dirinya tidak menentukan besarnya uang yang wajib ditabungkan setiap anak didik. Soal besar kecilnya uang yang disimpan, sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing anak.

"Bagi kami semakin besar anak menyisihkan uang jajan untuk ditabung, semakin besar pula uang tabungan nanti. Begitu juga sebaliknya. Jadi tugas kami di sekolah, adalah selalu merangsang anak-anak untuk menabung uang," ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved