Berita Kabupaten Nagekeo

Dinas P dan K Nagekeo Evaluasi Soal Ini

pihaknya sudah menggelar rapat evaluasi program tahun 2018 tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP.

Dinas P dan K Nagekeo Evaluasi Soal Ini
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo, Tarsisius Djogo, S.Sos 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo, Tarsisius Djogo, S.Sos, menyebutkan, pihaknya sudah menggelar rapat evaluasi program tahun 2018 tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP.

"Dinas P dan K sudah gelar rapat evaluasi program tahun 2018 tingkat SD dan SMP. Dan kemarin Rapat Koordinasi tentang PAUD bersama kepala sekolah masing-masing," ujar Tarsi, kepada POS KUPANG.COM, Sabtu (3/11/2018).

Tarsi mengatakan pada prinsipnya hal evaluasi program Dinas PK bersama para kepala sekolah adalah membahas banyak hal.

Baca: Komisi I DPRD NTT Minta Reformasi Birokrasi Harus Berpatokan Pada Regulasi

Baca: Petrus Tenda Terpilih Menjadi Ketua DPC GMNI Nagekeo

Baca: SMKN I Aesesa Siapkan 110 Komputer untuk Ujian CPNS 2018 di Nagekeo, Ini Penjelasan Teknisinya!

"Misalnya tentang progres Dana DAK 2018 maupun dana Bantuan Pemerintah. Oleh karena sisa waktu tinggal sebulan," papar Tarsi.

Tarsi mengaku hal lain yang dibahas adalah tentang dukungan terhadap penyelenggaraan Diklat Kepala sekolah kepada 40 peserta yg sekarang sedang melalukan praktek lapangan.

Selain itu tentang persiapan UN 2019 baik SD maupun SMP.

"Sementara untuk kegiatan PAUD Rakor tentang persamaan persepsi hal penyelenggaraan PAUD baik oleh para Kepala desa, para pengelola dan pendidik PAUD serta pemerintah tingkat kabupaten," papar Tarsi.

Ia berharap agar semua pihak bekerjasama dalam rangka penyelenggaran penddikan di Nagekeo.

"Harapannya butuh kerja sama yang harmonis baik antara kepla sekolah dengan para guru serta dengan komite sekolah," papar Tarsi.

Ada Sekolah Rujukan

Di Nagekeo ada sekolah rujukan. Sekolah itu berdasarkan penilaian oleh Kemendikbud tahun 2016.

"Tentang Program sekolah rujukan adalah berdasarkan penilaian oleh Kemendikbud tahun 2016 yang lalu.
Kriteria umum yakni pertumbuhan jumlah siswa yg cenderung naik setiap tahun. Yang mana jumlah siswa rata-rata 400 lebih setiap tahun," papar Tarsi.

Tarsi menyebutkan selain itu ada kriteria khusus yang langsung dinilai oleh Kemendikbud berdasarkan data Dapodik.

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved