Berita Kota Kupang

Walikota Akui Kota Kupang Masih Gelap Gulita dan Genangan Banjir di Mana-mana

soal infrastruktur jalan, drainase tidak ada, lampu penerangan jalan kurang dan krisis air bersih. Menjawabi persoalan ini diharapkan dukungan Komisi

Walikota Akui Kota Kupang Masih Gelap Gulita dan Genangan Banjir di Mana-mana
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Ketua Komisi V DPR RI, Fari Francis ketika menyampaikan pandangan di acara dialog bersama Walikota Kupang dan Wagub NTT di Hotel Aston, Kamis (1/11/2018) malam. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I KUPANG----Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengakui Kota Kupang yang merupakan Ibu kota Provinsi NTT masih mengalami banyak kekurangan.

Dirinya menyebut soal infrastruktur jalan, drainase tidak ada, lampu penerangan jalan kurang dan krisis air bersih. Menjawabi persoalan ini diharapkan dukungan Komisi V DPR RI agar permasalahan ini dapat tertangani.

Jefri Riwu Kore menyampaikan hal ini dalam dialog bersama dengan Komisi V DPR RI yang diketuai Ir. Fary Francis, Wagub NTT, Josef Nae Soi di Hotel Aston Kupang, Kamis (1/11/2018) malam.

Jefri menjelaskan, saat ini program penataan kota tengah dilakukan. Pola penataan dibagi dalam  koridor 1 sampai koridor 5. Salah satunya koridor 5 di Bundaran PU yang tengah dilakukan.

"Persoalan lain pada banjir. Ketika musim hujan banjir dimana-mana terutama di jalan nasional. Ini karena drainase yang kurang. Kita  sudah selesaikan tiga titik dan ini kami berterima kasih kepada Komisi V DPR RI yang turun mendukung penuh," kata Jefri.

Terhadap persoalan ini, Fary Francis mengatakan, Komisi V punya perhatian besar terhadap penataan Kota Kupang. Selain itu perhatian juga pada jalan poros tengah di Kabupaten Kupang.

Komisi V DPR RI salut atas rencana besar Gubernur NTT untuk mengatasi permasalahan jalan di Kabupaten Kupang terutama ke daerah Amfoang.

"Memang menjadi pekerjaan rumah bersama ada  3-4 titik longsor ke arah Amfoang karena jika hujan maka bisa berbahaya. Khusus di Kota Kupang kita akan perhatian master plan drainase. Kita hadirkan ahli tata kota dari Badan Pengembangan Pusat Kawasan Kota, untuk sama-sama memikirkan bagaimana menata Kota Kupang menjadi lebih baik," ujar Fary. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved