Berita Kabupaten Ende

Ende Daerah Endemis Malaria! Ini Alasannya

Status endemis malaria yang masih disandang oleh Kabupaten Ende saat ini menjadi isu yang sensitive bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia periwisata

POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kadis Kesehatan Ende, dr. Munafatmala 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--- Secara nasional Kabupaten Ende masih berlabel status daerah endemis malaria. Status endemis malaria yang masih disandang oleh Kabupaten Ende saat ini menjadi isu yang sensitive bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia periwisata.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ende, dr Munafatma mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (2/11/2018) di Ende.

Dikatakan masalah malaria perlu ditangani secara komprehensif dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan semua steakholder.

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya tempat destinasi wisata dan pesona alam telah memikat banyak wisatawan datang berkunjung ke Kabupaten Ende sebut saja obyek wisata Danau Kelimutu yang telah di kenal oleh masyarakat dunia, selain itu banyak juga event – event Nasional maupun lokal yang diselenggarakan setiap tahunnya.

Dikatakan membebaskan Kabupaten Ende dari label endemis bukanlah pekerjaan yang mudah, butuh komitmen yang kuat dari semua elemen masyarakat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tidak boleh dilakukan secara parsial tetapi dilakukan secara komprehensif. Sehingga yang paling dibutuhkan adalah peran aktif dari seluruh masyarakat Kabupaten Ende.

Karena kunci keberhasilan dari penanganan malaria adalah meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Melalui pemberdayaan masyarakat permasalahan kesehatan yang selama ini (lambannya penurunan angka kesakitan malaria) menjadi lebih mudah, karena selama ini posisi masyarakat ditempatkan hanya sebagai obyek dan pasif dalam berbagai upaya pemberantasan malaria.

Untuk itu sudah saatnya masyarakat diberi peran yang lebih aktif melalui upaya – upaya pemberantasan penyakit berbasis masyarakat.

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved