Berita Lembata

Di Lembata! Awalnya Pius Beli Sapi Satu Ekor

Baru tahun lalu bapa beli sapi betina satu ekor dan sejak saat itu kami coba mulai beternak sapi. Saat ini kami sudah punya sapi dua ekor. Jumlah ini

Di Lembata! Awalnya Pius Beli Sapi Satu Ekor
POS KUPNG.COM/FRANS KROWIN
- Romi sedang memberi makan sapi di tepi sawah Waikomo, Jumat (2/11/2018) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Pius Tereng, warga Kelurahan Lewoleba Barat, Kabupaten Lembata, pelan-pelan membangun bahtera rumah tangganya. Setelah sekian lama menghidupi keluarga dari hasil pertanian di sawah Waikomo, kini ia mulai merintis usaha baru, yaitu beternak sapi.

Baca: ASN Setda NTT Tidak Disiplin Dikenakan Rompi! Biro Umum Siapkan 150 Rompi

"Baru tahun lalu bapa beli sapi betina satu ekor dan sejak saat itu kami coba mulai beternak sapi. Saat ini kami sudah punya sapi dua ekor. Jumlah ini memang masih kurang, tapi kami coba memulai untuk mengembangbiakkannya, pada tahun-tahun ke depan," ujar Romi Tereng, putera bungsu Pius Tereng, Jumat (2/11/2018).

Saat itu, Romi sedang sibuk memberi makan ternak peliharaannya itu. Pakan yang diberikan berupa batang pisang yang diambil dari kebunnya. "Satu hari itu kami selalu memberi makan dengan satu batang pisang. Itu belum termasuk hijauan daun lainnya yang cocok untuk pakan ternak tersebut.

Romi menuturkan sapi yang dipelihara itu dibeli orang tuanya setahun yang lalu. Setelah piara setahun, sapi betina itu melahirkan seekor anak sapi yang juga betina. Itu berarti dalam tahun-tahun ke depan, mereka telah memiliki sapi dalam jumlah yang semakin banyak.

Saat beli sapi bakalan, lanjut Romi, sapi itu masih kecil. Harganya mungkin sekitar Rp 4 juta. Namun setelah memeliharanya secara baik, sapi itu bisa berproduksi. Meski baru melahirkan satu ekor tapi Romi optimis ke depan mereka bisa beternak sapi secara baik.

"Tiap hari, pagi dan sore saya selalu beri makan sapi ini. Pakannya selain batang pisang juga dedaunan hijau lainnya. Kalau kita beri makan secara teratur, sapi bisa tumbu besar dan berkembang biak seperti yang diharapkan," ujar Romi yang juga sopir mobil pick up di Lewoleba.

Romi menyebutkan, ia harus mengatur waktu sebaik mungkin, supaya ternak piaraan selalu makan secara teratur. "Kalau makan baik pasti ternak ini juga akan tumbuh dan berkembang biar secara baik pula," ujarnya.
(*)



Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved