Berita NTT

Cerita Sukses TKW : Yenni Tinggalkan Anak Bayinya Demi Jadi TKW, 20 Tahun Kemudian Begini Hasilnya

Cerita Sukses TKW : Yenni Maria Kapitan (44) rela tinggalkan bayinya di Oesao NTT untuk jadi TKW, 20 tahun kemudian ini yang terjadi.

Cerita Sukses TKW : Yenni Tinggalkan Anak Bayinya Demi Jadi TKW, 20 Tahun Kemudian Begini Hasilnya
ist
Yenni Maria Kapitan alias Yen, TKW Asal Oesao, Kupang, Provinsi NTT yang bekerja di Malaysia. Yeni bersama anak majikannya, Sean (kiri). Yeni bersama anak majikannya, Jien (tengah). Yeni bersama anak perempuannya, Poppy Afliani Kapitan (kanan) 

POS-KUPANG.COM - Cerita Sukses TKW : Yenni Maria Kapitan (44) rela tinggalkan bayinya di Oesao, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT untuk jadi TKW, 20 tahun kemudian ini yang terjadi.

Yeni pernah menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Undana Kupang ini. Tidak selesai menamatkan kuliah, Yeni yang sudah memiliki seorang itu memutuskan pergi menjadi TKW ke Malaysia tahun 1998.

"Hati saya sangat sedih dan hancur, karena saat mesti meninggalkan anak perempuan saya yang saat itu baru berusia 2 tahun itu tapi mau bagaimana lagi. Saya punya tekad, anak saya mesti punya pendidikan yang baik, menjadi kebanggaan keluarga. Kalau dulu saya tidak bisa jadi sarjana, maka anak saya mesti bisa jadi sarjana," kata Yen, melalui inbox facebooknya, Rabu (31/10/2018).

Baca: Cerita Sukses TKW: Jessika Manafe Jebolan SD yang Kini Sukses Jadi Petani Sayur dan Buah

Baca: Cerita Sukses TKW : Fremiot Riu Berani Melawan Saat Dilecehkan, Demi Kebahagiaan Mama Di Kupang

Yen yang sampai sekarang masih bekerja sebagai TKW di Malaysia itu mengaku, awalnya dia takut karena mendengar kasus TKW asal NTT yang dianiaya. Tapi karena tekadnya sudah bulat, rasa takut itu hilang.

"Rasa takut itu aku kubur dalam-dalam demi pendidikan anak perempuan saya. Dan saya bangga karena bulan November 2018 lalu, anak saya itu diwisuda," kata Yen.

Yeni mengaku mengikuti prosedur resmi menjadi TKW mendaftar melalui seorang Petugas Lapangan (PL) bernama  Manalu. Mereka lalu berangkat ke Surabaya dengan Kapal Laut dan ditampung di penampungan PT JSKB Manuan Kulon Surabaya.

Yenni Maria Kapitan alias Yen, TKW asal Oesao, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT yang bekerja di Malaysia selama 20 tahun.
Yenni Maria Kapitan alias Yen, TKW asal Oesao, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT yang bekerja di Malaysia selama 20 tahun. (ist)

"Selama 6 bulan disana, kami belajar berbagai hal, bahasa, cara masak, cara menjaga anak dan jompo serta hal-hal lain. Saya benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik sehingga saya bisa bekerja dengan baik, " kata Yeni.

Saat di penampuangan itu, Yeni sudah memilih tempat bekerja di Singapura. Tapi karena 4 bulan tak ada proses maka dia mengubah tempat bekerja ke Malaysia untuk menjaga anak dan langsung disetujui.

"Awal bekerja tidak banyak kesulitan, hanya soal Bahasa yang tersendat karena menggunakan Bahasa Melayu dan Inggris. Tapi saya terus belajar sehingga mulai mengerti dan bisa Bahasa Melayu dan Inggris," kata Yeni.

Baca: Lion Air Jatuh : Penyelam Hendra Saputra Bawa Naik Black Box Lion Air Dari Kedalaman 30 Meter

Saat datang tahun 1998, Yeni mengasuh anak bernama Sean yang baru berusia 1 tahun 6 bulan kemudian mengasuh lagi adik dari Sean bernama Jien. Kini Sean sudah berusia 21-an tahun dan sangat dekat dengan Yeni terlebih Jien.

Halaman
1234
Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved