Berita NTT

Tiga Pejabat Struktural Eselon III BPS Provinsi NTT Dilantik! Ini Profil Pejabat

Saya harap kita bisa bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. di BPS kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja, tapi harus bekerja keras

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPAN.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia, SE, M.Si foto bersama tiga pejabat eselon III BPS Provinsi NTT yang baru dilantik. Rabu (31/10/2018 

Laporkan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tiga pejabat struktural Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi NTT eselon III pada Rabu (31/10/2018) dilantik di aula kantor BPS provinsi NTT.

Tiga pejabat tersebut adalah Ir. Joke Ratna Cristina dilantik menjadi kepala BPS di Kabupaten Sumba Barat. Sebelumnya ia menjabat sebagai kepala sub bagian tata usaha di BPS Sumba Barat.

Baca: Nilai Kerugian Kebakaran Kampung Adat Nggela Mencapai Rp 5 M

Baca: Tingkat Hunian Hotel di Labuan Bajo Menurun! Ini Pemicunya

Yustinus Siga A.St, dilantik menjadi kepala BPS Kabupaten Belu. Sebelumnya ia menjabat sebagai kepala BPS di Kabupaten Manggarai Timur.

Angela Maria Wea, SST. M.Si, dilantik menjadi kepala BPS Manggarai Timur. Sebelumnya menjabat sebagai kepala seksi statistik kependudukan bidang statistik sosial, BPS provinsi NTT.

Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia, SE, M.Si yang melantik ketiga pejabat tersebut, dalam sambutannya mengatakan, jabatan mesti dilihat sebagai tanggung jawab yang harus diemban dengan baik, benar dan jujur.

"Saya harap kita bisa bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. di BPS kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja, tapi harus bekerja keras," ungkapnya.

Ia mengatakan, BPS harus bekerja semaksimal mungkin agar bisa menyajikan berbagai data yang berkualitas dan akurat yang berguna bagi perencanaan pembangunan.

Kepada ketiga pejabat, Maritje, agar mereka mesti bisa berkoodinasi dengan pemerintah atau stakeholder setempat dalam mengumpulkan data.

Angelina Maria, yang ditemui POS-KUPANG.COM, di usai acara pelantikan, mengatakan, selama ini ia bekerja di BPS provinsi. Ia siap untuk menjalankan tugas baru yang diberikan kepadanya.

"Yah bagi saya, jabatan itu bukan soal kehormatan, prestise dan lain sebagainya. Ini adalah tanggung jawab dan tentu saja tidak mudah, harus benar-benar serius menjalankannya," ungkap Angelina yang akan bertugas sebagai kepala BPS di Kabupaten Manggarai Timur.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, ia akan fokus melakukan sensus penduduk. "Yah pasti kita jangan lama-lama, setelah dilantik ini kita harus siap bekerja. Fokus kami, dalam waktu dekat ini adalah sensus penduduk," ungkapnya.

Sementara itu, Yustinus Siga, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan dirinya menyambut antusias dengan tugas baru yang akan ia emban, yakni sebagai kepala BPS di Kabupaten Belu.

Yustinus dalam kesempatan itu, sempat dipuji oleh Maritje, karena memiliki trek rekor bagus saat menjabat sebagai kepala BPS di Kabupaten Manggarai Timur.

Untuk pemerintah Nusa Tenggara Timur Yustinus berpesan, agar mereka lebih aktif lagi berkoodinasi dengan BPS untuk memperoleh data yang berguna untuk memetakan pembangunan di daerah tersebut.

Ir. Joke Ratna Cristina, selain menjadi kepala BPS Kabupaten Sumba Barat, ia juga akan mengkoordinir di wilayah Sumba Timur. Dengan kata lain, wilayah kerjanya mencakup pula Sumba Timur.

Demikian pula dengan Yustinus wilayah kerjanya mencakup dua kabupaten yakni Belu dan Malaka. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved