Berita NTT

Tambang di NTT Harus Dikelola dengan Baik

rencana pemerintah untuk moratorium tambang di NTT harus pikirkan secara matang, dengan mempertimbangkan segala aspek.

Tambang di NTT Harus Dikelola dengan Baik
istimewa
Anita Putry Thomas, mahasiswa, jurusan teknik pertambangan, Undana, Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Anita Putry Thomas, mahasiswa, jurusan teknik pertambangan, Undana, Kupang ingin agar usaha tambang di NTT bisa dikelola dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Anita, saat ditemui POS-KUPANG.COM, Selasa (30/10/2018) di sela acara sosialisasi empat pilar dan moratorium tambang di NTT yang menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya, Abraham Liyanto anggota DPD RI, Dominikus Karangora dari LSM Wahli, Elfid Sana (LSM Cis Timor) Zet Malela (Apri Kupang).

Baca: Inspektorat Manggarai Barat Dinilai Belum Ada Prestasi! Ini Penilaian Dewan

Anita pada kesempatan sosialisasi itu tampak bersemangat. Dalam sesi tanya jawab terkait moratorium tambang di NTT, Anita mengajukan pendapat dan pertanyaan terkait diskusi tersebut.

Menurutnya, rencana pemerintah untuk moratorium tambang di NTT harus pikirkan secara matang, dengan mempertimbangkan segala aspek.

"Saya mengakui bahwa usaha tambang memilki dampak negatif bagi lingkungan namun di sisi lain kita butuh tambang, karena sebagai besar barang-barang yang kita gunakan berasal dari tambang," ungkap Anita dalam sosialisasi tersebut.

Sementara itu, kata Anita, ada begitu banyak mahasiswa pertambangan di NTT, "nah bagaimana nasib mahasiswa ini kalau tambang di moratorium?," tegasnya.

Menurutnya Anita, langkah yang perlu di ambil pemerintah, adalah pertama, melakukan penertiban terkait izin tambang di NTT. Ia mengatakan tambang-tambang yang tidak memiliki izin resmi diberhentikan, apalagi kalau itu hanya mendatangkan kerugian.

Selain itu, lanjutnya, perusahaan tambang harus menjalankan usahanya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga bisa meminimalisir dampak bagi lingkungan, dan perusahaan wajib untuk terlibat dalam reklamasi.

Saat ditanya POS-KUPANG.COM, mengapa dirinya memilih untuk kuliah di jurusan pertambangan, Anita mengisahkan, sejak duduk di bangku SMA ia sudah sangat tertarik dengan isu-isu lingkungan hidup.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved