Berita Kota Kupang Terkini

Tata Taman Tirosa, Ruas Jalan Bertambah Empat Meter

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang saat ini sedang menata Bundaran Tirosa.

Tata Taman Tirosa, Ruas Jalan Bertambah Empat Meter
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Bundaran Tirosa dalam proses pengerjaan. Foto diambil pada Senin (29/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang saat ini sedang menata Bundaran Tirosa.

Kepada POS-KUPANG.COM, Sekretaris Dinas PUPR Kota Kupang menyampaikan, ruas jalan yang dikerjakan sekarang akan bertambah selebar empat meter.

"Ruas jalan di seputaran Patung Tirosa bertambah empat meter dari ruas sebelumnya," katanya sewaktu dikonfirmasi, Senin (29/10/2018).

Baca: Refafi Gah Target Partai Hanura Dapat Satu Fraksi di Setiap Daerah

Devi menjelaskan, ruas jalan sebelumnya selebar delapan meter. Namun saat ini, ruas jalan itu ditambahkan sehingga menjadi 12 belas meter.

Karena itu, katanya, persoalan macet yang dialami pengguna kendaraan bukanlah akibat aktivitas pelebaran tersebut.

Baca: Proyek Senilai Rp 40 Miliar dari APBN di Labuan Bajo Belum Tuntas

"Macet ini kan sudah dari dulu. Sebelum ada pelebaran juga sudah sering macet," terangnya.

Devi menambahkan, penambahan ruas itu sementara dikerjakan. "Jadi kalau jalan itu jadi, akan jadi dua belas meter. Kalau soal macet, itu sudah dari dulu," tegasnya.

Kemacetan, katanya, memang sering terjadi pada jam-jam tertentu. "Sekarang ini kita mencoba mengurai kemacetan," paparnya.

Pembangunan ruas jalan ini, tambahnya, mengantar para pengendara untuk masuk pada persimpangan-persimpangan yang ada.

"Persimpangan ke TDM, Jln Piet A Talo, Frans Seda, dan ke Pulau Indah," pungkasnya.

Sebelumnya, salah seorang pengguna jalan, Ir. Boyke Joenan, M.Si saat menelepon POS- KUPANG.COM menyampaikan rasa khawatirnya bahwa di jalan sekitar Bundaran Tirosa itu bakal terjadi kemacetan hebat.

Sebab, rabat beton yang selama ini ada di pinggir jalan sekitar taman itu yang biasa digunakan pengendara kendaraan saat lalulintas ramai kini sudah digali semuanya.

"Kalau rabat beton itu yang sebelumnya digunakan pengendara kendaraan saat lagi macet kini digali untuk dijadikan taman, berarti jalan yang digunakan untuk kendaraan makin sempit. Saya khawatir nanti bakal terjadi kemacetan hebat di tempat itu," kata Boyke. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved