Berita Kota Kupang
Pengerjaan Koridor V Sudah 18 Persen
Dana Rp 7,9 miliar untuk pengerjaan Koridor V tidak termasuk untuk penataan taman hingga depan SMPN 5 kupang.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Dana Rp 7,9 miliar untuk pengerjaan Koridor V tidak termasuk untuk penataan taman hingga depan SMPN 5 kupang.
Baca: Begini Kondisi Tiga Korban Ledakan di Soe-TTS
Rencananya media di depan sekolah tersebut akan dirapikan terlebih dahulu. Karena Walikota sudah menginstruksikan untuk mencari tahu berapa besar volume tanah yang akan digunakan di median tersebut. Namun belum ada penanganan seperti perencanaan sebelumnya.
Baca: Detik-detik Pesawat Lion Air Jatuh, Begini Kesaksiannya Petugas Pertamina
"Hanya bagaimana yang kosong sekarang antara kansteen dengan dasar ada selisih sekitar 20-30 cm ditutup dulu, tapi anggarannya belum ada. Masih dipikirkan, bisa dapat tahun depan, atau harus ada perencanaan setelah ada penambahan anggaran koridor V yang lanjutan itu," Kata Sekretaris Dinas PUPR kota Kupang, Devi Loak.
Devi menyampaikan pengerjaan Koridor V tidak mempunyai maket, yang ada hanya perencanaan. Sementara ini hanya fokus pada lingkaran saja, kalau jalur SMP N 5 belum. Karena yang ada DED hanya pembenahan dan memasang paving.
Kemudian menyiapkan pedestrian sederhana. Tapi anggaran itu yang belum didapat. Sama halnya anggaran untuk water canon yang bisa didapat pada tahun akan datang.
Devi menjelaskan pengerjaan koridor V saat ini sudah mencapai 18-19 persen. Bobot paling besar dalam pengerjaan ialah di kolam dan jalan. Oleh karena itu penggarapan sedang intensif. Jika naik maka pengerjaan sudah mencapai 65 persen.
Ia yakin bahwa pengerjaan bisa selesai. Karena minggu depan pekerja sudah melakukan cor kolam. Jalan pun agregat AB sekitar 65 cm.
"Setelah pengerjaan kolam, jalan. Kita tutup dulu, arahkan kendaraan masuk ke jalan baru. Kita tutup dan batasi baru kita garap pedestrian belakang," ujarnya.
Pedestrian ada dua lapis yaitu pedestrian plaza untuk membatas kolam dengan jalan dan pedestrian plaza untuk membatasi orang ke arah jalan. Jadi orang beraktifitas di pedestrian belakang. Bila ke tengah cenderung melintas jalan itu beresiko, sehingga tidak dianjurkan orang untuk beraktifitas di situ.
Selain itu juga harus ada pedestrian sama pasa untuk menahan getaran jalan ke arah kolam, agar kolam jangan mudah patah. Jadi dibatasi dengan dua ruang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/taman-tirosa_20181001_170014.jpg)