Berita Kabupaten TTS Terkini

Begini Kondisi Tiga Korban Ledakan di Soe-TTS

akibat terkena ledakan, tangan kiri korban putus pada bagian pergelangan tangannya. Sedangkan tangan kanan korban, hanya

Begini Kondisi Tiga Korban Ledakan di Soe-TTS
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun (kanan), dr. Astri Novianti, Sp. B (tengah) dan dr. Brigita (kiri) saat memberikan keterangan pers pada awak media 

 Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, SOE – Istantho Djara korban Ledakan benda yang diduga granat pada Minggu ( 28/10/2018) sore kemarin telah dirujuk dari RSUD Soe ke RS Siloam kupang. Istantho mengalami luka parah hampir disekucur tubuhnya.

Baca: Ada 178 Penumpang di Pesawat Lion Air JT610! 1 Anak-anak dan 2 Orang Bayi

Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun yang ditemui pos kupang, Senin (29/10/2018) di ruang kerjanya mengatakan, korban Istantho dirujuk karena harus mendapatkan penanganan intensif dari dokter mata dan bedah tulang.

Pasalnya, akibat terkena ledakan, tangan kiri korban putus pada bagian pergelangan tangannya. Sedangkan tangan kanan korban, hanya menyisakan dua jari, yaitu jari manis dan jari kelingking. Jari jempol, telunjuk dan jari tengah korban putus akibat terkena ledakan.

Selain melukai kedua tangan korban, ledakan benda yang belum teridentifikasi tersebut juga melukai kedua kornea mata korban. Hal ini menyebabkan korban mengalami gangguan penglihatan.

" Korban sudah kita rujuk ke RS. Siloam semalam. Kondisi korban sendiri stabil dan masih sadarkan diri," ungkap Ria yang di‎dampingi dr. Astri Novianti, Sp.B dan dr. Brigta.

Baca: Polres Manggarai Jemput Pelaku Pembunuhan di Elar Selatan

Selain tangan dan mata lanjut Ria, ledakan tersebut juga melukai kaki kanan korban yang menyebabkan kaki kanan korban nyaris putus pada bagian pergelangan kaki. Dari hasil rontgen, terlihat serpian benda yang meledak tersebut masih tertinggal di bagian dada, kaki dan tangan korban.

" Selain menyebabkan sebagian tubuh korban hilang, serpian benda yang meledak juga masih menempel di dalam tubuh korban dan harus segera dikeluarkan," jelasnya.

dr. Astri Novianti, Sp. B yang langsung menangani Istantho menjelaskan, usai korban tiba di UGD RSUD Soe, pihak medis langsung berusaha menstabilkan kondisi korban. Hal ini dilakukan dengan menghentikan pendarahan pada luka korban dan juga melakukan transfusi darah karena korban kehilangan banyak darah. Usai keadaan korban stabil, korban langsung dirujuk ke. RS. Siloam.

" Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan lebih lanjut di RS. Siloam. Kemungkinan, kaki kanan dan kaki kiri korban harus diamputasi," sebutnya.

Selain melukai Istanto, ledakan benda yang masih misterius tersebut juga melukai anak bungsu Istantho, Sherin Djara (4) dan Ina Bengu (13) tetangga Istanto. Sherin m‎engalami luka lecet pada bagian tangan kanannya dan sudah dijinkan pulang.

Sedangkan Ina Bengu, mengalami patah tulang tertutup pada bagian telapak tangannya dan luka lecet pada bagian paha kanannya. Karena kondisi korban sudah membaik, korban juga sudah dijinkan untuk pulang.

" Dua korban lainnya sudah pulang karena kondisinya sudah membaik. Sedangkan Istantho yang kita rujuk ke RS. Siloam karena mengalami luka yang cukup parah akibat terkena ledakan," pungkas dr. Astri. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved