Berita Kota Kupang Terkini

50 Kantong Darah Terkumpul Dalam Aksi Donor Darah Pisma Unwira Kupang

Sebanyak 50 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam aksi donor darah yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Pisma Unwira Kupang.

50 Kantong Darah Terkumpul Dalam Aksi Donor Darah Pisma Unwira Kupang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana aksi donor darah mahasiswa di Gedung FKIP Unwira Penfui, Kota Kupang, Sabtu (27/10/2018) sore. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 50 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam aksi donor darah yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni (Pisma) Unwira Kupang.

Kegiatan yang dilangsungkan pada Sabtu (27/10/2018) di Gedung FKIP Unwira Penfui, Kota Kupang itu diikuti oleh mahasiswa Unwira Kupang dan sejumlah mahasiswa yang berasal kampus lainnya di Kota Kupang.

Hal itu disampaikan oleh ketua panitia Pisma Unwira Kupang, Handry Kali kepada POS-KUPANG.COM di sela kegiatan. Ia menjelaskan bahwa aksi donor darah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan dan membantu sesama.

Baca: Wisatawan Australia Baru Lihat Prosesi Penguburan Secara Lengkap Ala Marapu

"Dengan mengikuti donor darah tersebut mahasiswa selaku pemuda bangsa diharapkan dapat berbagi untuk sesama dan bisa menyelamatkan ribuan nyawa dan 50 kantung darah terkumpul pada saat kegiatan donor darah berlangsung," ungkapnya.

Dijelaskannya, kegiatan yang bertema "Urgensi Revitalisasi Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Dalam Mewujudkan Pemilu yang Demokratis" itu bertujuan agar mengajak mahasiswa Unwira Kupang dalam mengikuti pesta demokrasi yang akan diselenggarakan 2019 mendatang dan menjunjung tinggi nilai-nilai sumpah pemuda.

Baca: Buka Pesparani Katolik Nasional, Jonan Sampaikan Pesan Presiden

Dirinya berharap, Pisma Unwira Kupang yang telah menjadi kegiatan tahunan dapat menarik lebih banyak lagu para mahasiswa baik dari Unwira Kupang maupun kampus lainnya untuk lebih aktif lagi dalam mengikuti kegiatan.

Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa Unwira Kupang, Emanuel Kosat mengatakan, kegiatan Pisma Unwira Kupang merupakan satu kegiatan yang dimaksudkan untuk mengamalkan nilai luhur dari perjuangan para pemuda yang diikrarkan dalam sumpah pemuda.

"Spiritualitas dari nilai-nilai sumpah pemuda itu sejak 90 tahun lalu didengungkan oleh para pemuda satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air itu yang mau terus dihidupi, diamalkan dan ditindak lanjuti pada hari-hari saat ini," ungkapnya.

Sesuai dengan tema yang diangkat, kata Emanuel, sebagai mahasiswa di tengah era kontestasi politik elektoral mahasiswa harus mengambil peran secara strategis untuk mengkawal jalanya pesta demokrasi yang akan dilaksanakan di tahun 2019 nantinya.

"Kita tahu bahwa tahun depan itu ada pemilihan umum maka menjadi penting bagi mahasiwa mengambil peran yang strategis untuk mengkawal jalannya kontestasi Pemilu pada 2019 sehingga tetap ditonjolkan unsur demokrasinya dan ini menjadi bagian dari pemuda dalam kontribusi membangun bangsa," ujarnya.

Ia juga berharap, mahasiswa dapat berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat dan menjadi kaum intelektual yang kritis dalam melihat setiap fenomena yang terjadi di tengah masyarakat.

"Mahasiswa dengan identitasnya sebagai masyarakat ilmiah bisa kembali ke masyarakat dan mampu memberikan teladan secara bijak sebagai insan cerdas dan kritis dan juga berbekal pengetahuan yang ada dan diharapkan mahasiswa sendiri tidak terjerumus ke dalam praktik politik yang tidak sehat," katanya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved