Berita Metropolitan Terkini

Keroyok Seorang Pemuda hingga Tewas, 6 Anggota Geng Anggrek Ditangkap Polisi

Polresta Depok menangkap enam anggota Geng Anggrek yang diduga mengeroyok seorang pemuda bernama AS (19) hingga tewas

Keroyok Seorang Pemuda hingga Tewas, 6 Anggota Geng Anggrek Ditangkap Polisi
KOMPAS.com/Tribunnews.com
Pengeroyokan 

POS-KUPANG.COM | DEPOK - Polresta Depok menangkap enam anggota Geng Anggrek yang diduga mengeroyok seorang pemuda bernama AS (19) hingga tewas di Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Enam anggota Geng Anggrek tersebut adalah NW (16), MSA (16), APP (16), MFR (16), KF (16), dan SH (17).

Pelaksana Harian (Plh) Kasubbag Humas Polresta Depok Firdaus AKP Firdaus mengatakan, para pelaku ditangkap di tempat persembunyian mereka di Sukatani, Kecamatan Cimanggis, Depok.

Baca: Seorang PNS Pemkot Makassar Ditemukan Tewas di Kamar Wisma Benhil

"Kami lakukan penangkapan mereka bertahap dimulai dari 22-24 Oktober 2018. Kami menangkap para pelaku di tempat yang berbeda," ucap Firdaus saat dihubungi, Jumat (26/10/2018) malam.

Dugaan sementara pengeroyokan dipicu saling ejek antar geng. Kejadian bermula ketika korban dan sejumlah temannya yang tergabung dalam Geng Lapendos melintasi Jalan Radar Auri pada Minggu (21/10/2018) pukul 02.30.

Baca: Fakta Baru Bencana Sulteng, Temuan Jenazah Saling Berpelukan hingga Pembangunan Huntara

Saat melintas, Geng Lapendos bertemu Geng Anggrek yang sedang nongkrong hingga akhirnya timbul saling ejek dan saling menantang.

"Nah setelah terjadi saling ejek dan menantang, dua geng ini kemudian saling serang," ujarnya.

Korban yang kakinya sakit dan pincang tidak dapat menyelamatkan diri ketika bentrokan terjadi.

"Jadi posisinya semua teman-teman korban kabur ketakutan, nah tertinggalah korban sendirian di lokasi sehingga korban dikeroyok Geng Anggrek ini," kata Firdaus.

Melihat korban tidak berdaya, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Warga sekitar yang melihat kondisi korban sudah tidak berdaya, langsung menghubungi Polsek Cimanggis.

Kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Sentra Medika. "Nyawanya tidak tertolong karena mengalami luka parah akibat terkena senjata tajam," kata dia.

Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku di Polresta Depok.

Sebelumnya, AS ditemukan tergeletak bersimbah darah di tengah Jalan Rayar Radar Auri, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Depok, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 02.20. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved