Berita Life Style

Alamak! Gadis 10 Tahun Diperkosa Lalu Dibuang ke Sungai Dalam Kondisi Masih Pingsan

Tersangka melakukan aksinya yakni memperkosa dan membuang korban ke sungai saat korban masih dalam kondisi pingsan.

Alamak! Gadis 10 Tahun Diperkosa Lalu Dibuang ke Sungai Dalam Kondisi Masih Pingsan
net
ilustrasi perkosaan anak 

POS-KUPANG.COM|YOGYA -- Sat Reskrim Yogyakarta' Polresta Yogyakarta melakukan reka ulang adegan pembunuhan gadis sepuluh tahun Agnesia Mercyliano Cantika Prana Dewi di dalam komplek Yogyakarta'>Polresta Yogyakarta, Jumat (26/10/2018).

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, dalam adegan tersebut, tersangka tampak jelas melakukan pembunuhan dengan cara sadis.

Tersangka melakukan aksinya yakni memperkosa dan membuang korban ke sungai saat korban masih dalam kondisi pingsan.

Baca: Nia Ramadhani Beberkan Kekurangan Suaminya Ardi Bakrie

Baca: Calon Anggota KPU NTT Sudah Selesai Tes Kesehatan

Baca: Polisi Pasang Spanduk Stop Pembakaran dan Hutan Di Desa Naru

Baca: LIPI Bantu 5.000 Anakan Pohon Buat Warga Baudaok Belu

Baca: Ketua Komisi XI Sosialisasikan PIP di Maumere

Tersangka mempraktekkan mulai dari menjemput hingga membunuh si korban.

Reka ulang adegan kasus pembunuhan gadis 10 tahun, Agnesia Mercyliano Cantika Prana Dewi digelar di komplek kantor Polresta Kota Yogyakarta, Jumat (26/10/2018). (TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan)
Tersangka mengakui memang berniat untuk memperkosa korban saat mengajak ke lokasi kejadian, yakni pinggir sungai.

"Korban dipukul hingga pingsan karena melawan," kata Iptu C Heri Subagya, Kanit 2 Sat Reskrim Yogyakarta'Polresta Yogyakarta kepada wartawan, Jumat (26/10/2018).

Usai pingsan, tersangka pun melakukan aksi kejinya yakni memperkosa korban.

Hingga akhirnya karena bingung tersangka memutuskan untuk membuang korban ke sungai.

"Korban dibuang dalam kondisi masih bernafas," katanya.

Baca: Tinggi Gelombang di Sejumlah Perairan di NTT Capai Dua Meter

Baca: Ternyata Ahok Takut pada Binatang Ini Hingga Suka Rhoma Irama

Baca: ChildFund dan LPPA Bangun 123 Sumur dan Jaringan Perpipaan di Kabupaten Malaka

Baca: Dukung Instruksi Gubernur, Pemkab Kupang Siap Bentuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Hal tersebut dikuatkan dengan hasil pemeriksaan tim forensik dari RS Bhayangkara, yang mana pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved