Berita Kota Kupang Terkini

Siswa SMA di Kupang Deklarasi Menjadi Indonesia

Ratusan perwakilan siswa SMA dan sederajat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Provinsi NTT mendeklarasikan "menjadi Indonesia"

Siswa SMA di Kupang Deklarasi Menjadi Indonesia
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Deklarasi Menjadi Indonesia oleh siswa SMA se Kota Kupang di LPMP Provinsi NTT pada Kamis (25/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Ratusan perwakilan siswa SMA dan sederajat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Provinsi NTT mendeklarasikan "menjadi Indonesia" dalam acara workshop video pendek BNPT 2018 di Aula LPMP Provinsi NTT, Kamis (25/10/2018).

Dalam kegiatan workshop dan lomba video pendek yang menghadirkan Deputi 1 BNPT, Moch Chairil Anwar serta aktor kawakan Mathias Muchus dan penulis naskah film Swastika Nohara ini, sebanyak tujuh perwakilan siswa mengenakan seragam pramuka mengambil tempat di panggung dan mengucapkan deklarasi.

Mereka berbaris panggung dan mengucapkan deklarasi diiringi lagu tanah airku.

Baca: Peminat Formasi Dokter di Manggarai Barat Sepi

"Deklarasi menjadi indonesia, dengan senantiasa mengharapkan rahmat dan ridho Tuhan yang Maha Esa, kami segenap pemuda pelajar Provinsi Nusa Tenggara Timur, berjanji :

Satu, bertakwa kepada Tuha Yang Maha Esa. Dua, setia membela dan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Baca: Panitia Kabupaten Tetap Proses Pelantikan Kades Terpilih Laihau Sumba Timur

Tiga, berperan aktif melawan radikalisme dan terorisme. Empat, menolak berita hoax dan isu sara melalui media sosial. Lima, menghargai keberagaman toleransi serta menjunjung tinggi persaudaraan sebangsa dan setanah air.

Enam, siap siaga jiwa raga membela tanah air dan bangsa, mempertahankan persatuan dan kesatuan dan melawan terorisme.

Kegiatan workshop video pendek BNPT 2018 diselenggarakan oleh BNPT RI berkerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme NTT dilaksanakan untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat menjadi pihak yang turut ambil bagian dalam pencegahan radikalisme dan terorisme di NTT.

Sisilia juga mengingatkan pelajar sebagai kaum muda yang melek teknologi informasi agar mempergunakan media secara bijak dan arif untuk tujuan tujuan positif seperti melalui pembuatan film pendek. Selain itu, para guru pun diharapkan dapat membimbing siswa untuk melakukan hal-hal baik dengan media, terutama media sosial. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved