Berita Kota Kupang Terkini

Romy Seran Akui Turunnya Debit Air PDAM Belum Pengaruhi Jadwal Pelayanan

Turunnya debit air pada beberapa titik sumber air milik PDAM Kota Kupang belum mempengaruhi jadwal pelayanaan kepada pelanggan.

Romy Seran Akui Turunnya Debit Air PDAM Belum Pengaruhi Jadwal Pelayanan
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Plt Direktur PDAM Kota Kupang, Romy Seran 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Turunnya debit air pada beberapa titik sumber air milik PDAM Kota Kupang pada musim panas tahun ini belum mempengaruhi jadwal pelayanaan kepada pelanggan.

"Untuk penurunan debit air ini, kami masih melakukan pemantauan hingga akhir bulan Oktober. Sehingga kondisi debit air yang mengalami penurunan ini tidak mempengaruhi jadwal pendistribusiaan bagi pelanggan," kata Plt Direktur PDAM Kota Kupang, Romy Seran, kepada wartawan saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (25/10/2018).

Namun, tambahnya, jika sampai bukan November mendatang hujan juga belum turun, dan terjadi penurunan debit air yang sangat signifikan, maka pihaknya akan mengubah jadwal pendistribusian airnya bagi pelanggan.

Baca: DPW Garda Pemuda NasDem NTT Gelar Apel Sumpah Pemuda di Lasiana

Dikatakan, kondisi penurunan debit air ini terjadi di Nunbaun Sabu, namun tidak terlalu signifikan yakni 30 persen.

Penurunan yang signifikan, imbuhnya, terjadi di Belo yakni 40 persen, tapi kondisi tersebut hingga kini belum mempengaruhi jadwal normal pendistribusian air baku bagi warga setempat.

Baca: Ini Penjelasan BK-Diklat Nagekeo Soal Lulusan PGRI Kupang yang Tidak Lolos Seleksi Administrasi

"Walau terjadi penurunan debit air, kami masih membutuhkan tempat tampungan. Sehingga, kami berharap pembangunan reservoir yang telah selesai dibangun oleh Dinas PUPR tahun 2017, di wilayah Naioni dan Manulai 2 bisa secepatnya digunakan," katanya.

"Untuk dua reservoir yang telah selesai dibangun, belum ada pemberitahaun dari Dinas PU-PR untuk digunakan. Sehingga kami masih menunggu. Namun, tentunya kami berharap muda-mudahan bisa secepatnya ada surat dari Dinas PU-PR untuk dapat difungsikan reservoir tersebut," sambungnya.

Diakui, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kota Kupang, yakni pada bagian air bersih, namun mereka mengatakan agar menunggu.

"Seandainya sudah diperbolehkan pihak PUPR untuk mengelolahnya, maka hal pertama yang dilakukan adalah uji fungsi bersama PU dan PDAM," tegasnya.

Ditambahkannya, kebutuhan masyarakat akan air baku saat ini sangat tinggi.

"Reservoir itu menjadi tempat penampungan yang cukup dan sangat membantu untuk memperpanjang distribusi PDAM bagi masyarakat," pungkasnya. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved