Berita NTT

Gaji TKI di Malaysia Rp 3,5 Juta per Bulan

Gaji atau ‎upah bagi TKI per Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia Rp 3.5 juta per bulan. Upah ini sudah lebih dari UMP di NTT

Gaji TKI di Malaysia Rp 3,5 Juta per Bulan
istimewa
Calon TKI ilegal asal kabupaten Timor Tengah Utara di Pos Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Minggu (21/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG, COM/KUPANG --- Gaji atau ‎upah bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)/Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia sebesar Rp 3.5 juta per bulan. Upah ini tentu sudah lebih dari UMP di NTT.

Hal ini disampaikan Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Provinsi NTT, John S. Saragih, Rabu (24/10/2018).

Baca: Tiga Kali Gempa Bumi Mengguncang Sumba Timur, NTT

Menurut John, selama kepengurusannya, dominan TKI asal NTT ke luar negeri itu dengan tujuan ke Malaysia. "Mereka yang dikirim ke Malaysia itu bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) dan juga di perkebunan atau perusahaan perkebunan di Malaysia. Upah mereka itu hampir semuanya sama, yakni Rp 3,5 Juta setiap bulan," kata Saragih.

Baca: Bupati Optimistis Sikka Calon Juara Pesparani Nasional

Dia menjelaskan, gaji itu merupakan standar upah yang diberikan ‎kepada TKI tanpa melihat jenjang atau kualifikasi pendidikan.

"Karena semua TKI yang kita kirim itu sudah punya skill, walaupun hanya berpendidikan SD atau SMP dan maksimal SMA sederajat, tapi mereka sudah melalui tahapan pelatihan dan memiliki sertifikat pelatihan," katanya.

Karena itu, lanjut Saragih, semua tenaga kerja yang melalui APJATI adalah TKI yang telah memenuhi syarat pencari kerja atau syarat tenaga kerja sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Selain itu, kita ada pembekalan juga kepada calon TKI selain mereka mendapat pelatihan. Jadi saya jamin bahwa semua TKI yang melalui jalur resmi serta terdaftar di Dinas Nakertrans kabupaten dan kota itu punya ketrampilan, termasuk tata bahasa," jelasnya.

Dia mengakui, para TKI yang kembali ke NTT juga banyak yang sukses seperti membangun tempat tinggal dan berusaha.

"Kita juga harapkan, mereka yang sudah kembali ke NTT itu bisa diberdayakan oleh pemerintah. Mereka yang kembali itu, saya jamin sudah memiliki ketrampilan dan wawasan yang baik," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved