Berita Kabupaten TTS Terkini

Dinas Ketahanan Pangan Dorong Ibu-ibu Gunakan Pangan Lokal untuk Penuhi B2SA

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi NTT mendorong masyarakat NTT, khususnya kaum ibu untuk menggunakan pangan lokal

Dinas Ketahanan Pangan Dorong Ibu-ibu Gunakan Pangan Lokal untuk Penuhi B2SA
ISTIMEWA
Para peserta sosialisasi Pangan B2SA berbasis pangan lokal sedang mengikuti dengan seksama demo pembuatan kue dengan bahan pangan lokal di Aual Hotel Suka Jadi, Kamis (25/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi NTT mendorong masyarakat NTT, khususnya kaum ibu untuk menggunakan pangan lokal guna mendapatkan asupan pangan beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) .

Untuk itu, Kamis (25/10/2018) bertempat di Aula Hotel Suka Jadi, DKP Provinsi NTT menggelar sosialisasi konsumsi pangan B2SA berbasis pangan lokal.

Sosialisasi ini diikuti ibu-ibu PKK tingkat kabupaten, kecamatan dan desa serta kelompok wanita tani kawasan rumah lestari.

Baca: Warga Bipolo Dukung Kehadiran PT GIN Investasi Garam

Kepala Seksi Penganekaragaman Pangan DKP Provinsi NTT, Awad Belafif mengatakan, sosialisasi konsumsi pangan B2SA berbasis pangan lokal sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Karena keterbatasan anggaran, sosialisasi dilakukan pertahap. Pada tahun 2017 lalu, DKP Propinsi NTT sudah melakukan sosialisasi di pulau Flores, Sumba dan Alor.

Baca: BBPP Kupang Lakukan Penguatan P4S di NTT dan NTB

Sedangkan tahun ini, pada bulan September DKP Propinsi sudah melakukan sosialisasi di Kabupaten Rote, Sabu, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Pada bulan Oktober, DKP Propinsi NTT fokus menyelesaikan sosialisasi di Kabupaten TTS, TTU, Belu dan Malaka.

"Kita ingin mendorong ibu-ibu agar memanfaat pangan lokal yang tumbuh di sekitar kita sebagai sumber pangan B2SA. Selain murah, kandungan nilai gizi yang ada pada pangan lokal lebih tinggi dan lebih baik untuk tubuh. Oleh sebab itu, lewat sosialisasi ini kita dorong agar kedepan pangan lokal menjadi tuan di daerah kita," ungkap Awab.

Guna meningkatkan selera mengkonsumsi pangan lokal, lanjut Awad, pangan lokal harus dikelola menjadi varian makanan yang lebih nikmat, baik dari segi tampilan maupun rasa.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved