Kabupaten Manggarai Timur
Warga Mano dan Belaing Mulai Kesulitan Air! Beruntung Ada Wae Reno
Warga Mano dan Bealaing, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mulai kesulitan air bersih.
Laporan Reporter POS-KUPANG.CoM, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM-BORONG-Warga Mano dan Bealaing, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mulai kesulitan air bersih.
Warga mulai menderita karena air di rumah tidak ada.
Kesulitan air membuat warga yang memilikki mobil pick up mulai menjual air ke rumah-rumah dengan harga berkisar Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu.
Baca: Pembangunan Gedung Kantor Dispendukcapil Kota Kupang Telan Anggaran Rp 40 Miliar
Warga pun setiap hari memesan air yang diambil dari mata air Wae Reno tepatnya di Jembatan Wae Reno batas Manggarai dan Matim di Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka.
"Untung ada mata air di Wae Reno kalau tidak kami harus cari air di mana lagi. Air BLUD SPAM tidak jalan berminggu-minggu. Kami sengsara pak. Musim begini harus beli air," kata Kraeng Marsel Mano, warga Mano, Kelurahan Mando Sawu, Kecamatan Poco Ranaka saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruas jalan Ruteng-Borong, Rabu (24/10/2018) pagi.
Pantauan POS-KUPANG.COM di mata air Wae Reno tepatnya di Jembatan Wae Reno, ada mobil pick up yang setiap saat masuk keluar di mata air.
Mobil itu memuat tangki berukuran 1.100 liter air lalu ditaruh di bagian belakang.
Mobil itu dilengkapi dengan penyedot air ke tangki.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/borong_20181024_115149.jpg)