Berita NTT

Jadi Korban Penipuan, TKW Asal Rote Laporkan Perekrutanya ke Polda NTT

Majikan saya sudah kasih uangnya ke agen saya, tapi sampai saat ini si agen belum bayar, itu sudah lama sekali. Sejak tahun tahun 2013,"

Jadi Korban Penipuan, TKW Asal Rote Laporkan Perekrutanya ke Polda NTT
istimewa
Calon TKI ilegal asal kabupaten Timor Tengah Utara di Pos Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Minggu (21/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Yuliana Ledo, mantan TKW asal Rote, melaporkan dua orang perempuan (YM dan BL) dan satu orang agen (BB) yang merekrutnya manjadi TKW di Malaysia pada tahun 2013 silam.

Kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (23/10/2018) di rumah ibu Maria Hinggi, ketua serikat buruh migran NTT (BMI), Yuliana mengatakan, ia ditipu oleh perekrut dan agennya sendiri.

Baca: Dipertanyakan! Pengelolaan Dana Desa Paan Waru Proyek PLTMH Rp 613 Juta

Yuliana yang saat itu didampingi ibu Maria Hinggi, menjelaskan, gajinya selama tiga tahun bekerja di Malaysia (2013-2015) tidak bayar oleh agen.

"Majikan saya sudah kasih uangnya ke agen saya, tapi sampai saat ini si agen belum bayar, itu sudah lama sekali. Sejak tahun tahun 2013," ungkapnya.

Yuliana mengisahkan, kala itu agen berjanji akan membayar uang gajinya saat Yuliana tiba di Indonesia.

"Dia bilang kalau saya sudah tiba di Indonesia, dia akan transfer uang gaji saya, tapi tidak ada kabar lagi dan nomor hpnya sudah tidak aktif," ungkapnya.

Ia mengatakan, ia berangkat ke Malaysia, pada awal 2013, direkrut secara non-prosedural oleh YM dan BL yang saat ini bertempat tinggal di Bimoku kelurahannya Lasiana.

Kala itu, Yuliana kondisi ekonomi keluarga Yuliana kritis. Suaminya meninggal dunia dan Yuliana harus membesarkan lima orang anaknya seorang diri.

Demi merubah nasib, Yuliana pun menerima tawaran dari untuk bekerja di Malaysia. "Saya tidak tau apa-apa, saya hanya berpikir bahwa mereka mau bantu saya dengan kirim saya ke Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved