Berita Kabupaten Kupang

Kapolres Kupang Belum Mau Bocorkan Nama Calon Tersangka Dana Desa

sebelum tutup tahun 2018, minimal kasus korupsi khusus dana desa sudah dilimpahkan ke pengadilan.

Kapolres Kupang Belum Mau Bocorkan Nama Calon Tersangka Dana Desa
pos kupang.com, edy hayong
Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM | BABAU --Kepolisian Resor (Polres) Kupang walaupun sudah menggelar kasus dana desa tahun 2017 untuk beberapa desa di Kabupaten Kupang, namun belum memastikan berapa kepala desa yang menjadi calon tersangka. Namun, Polres Kupang menargetkan sebelum tutup tahun 2018, minimal kasus korupsi khusus dana desa sudah dilimpahkan ke pengadilan.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik, menyampaikan hal ini kepada wartawan, Selasa (23/10/2018).

Indera mengungkapkan, menindaklanjuti permintaan dari Pemda Kabupaten Kupang terkait dugaan penyalahgunaan dana desa tahun 2017, pihaknya sudah menindaklanjuti. Saat ini penyidik sudah melakukan proses penyelidikan dan menggelar kasus bersama. Dari gelar perkara itu ada ada peluang calon tersangkanya namun soal dari desa mana belum bisa diumumkan.

"Kalau calon tersangka pasti ada. Cuma saya belum tanyakan ke penyidik di Reskrim. Kita bersabar saja nanti juga disampaikan secara terbuka," kata Indera.

Baca: BREAKING NEWS: Dua Remaja Perempuan Asal Adonara Hilang Diculik Orang Tak Dikenal

Baca: Anak-Anak Diajar Memahami Lima Aspek Kecakapan Hidup

Baca: Gubernur NTT Ajak Wali Kota Kupang Jalan Pagi Untuk Pungut Sampah. Begini Alasannya

Baca: Ini yang Ditempuh Pemprov NTT untuk Penjabaran Program Strategi

Sebelumnya diberitakan, Polres Kupang dalam gelar perkara menyimpulkan dugaan adanya  indikasi korupsi. Saat ini penyidik Polres Kupang sudah mengantongi nama kepala desa (kades) calon tersangka.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik melalui Kasat Reskrim, Iptu Simson Amalo, S.H, menyampaikan hal ini kepada POS KUPANG.COM, Selasa (9/10/2018).

Simson mengatakan, terkait dengan penyelidikan pengelolaan dana desa di Kabupaten Kupang tahun 2017, pihaknya telah menggelar kasusnya. Dalam gelar kasus ini, ada dugaan indikasi korupsi. Dari hasil penyidikan dugaan kerugian negara mencapai Rp 300 juta dan kades yang menjadi calon tersangka sudah dikantongi namanya.

"Kita belum bisa umumkan nama kades calon tersangka. Kita masih tunggu hasil audit dari Inspektorat. Dalam waktu dekat kita akan sampaikan siapa nama tersangkanya," kata Simson.

Untuk diketahui, penyidik Kepolisian Resor (Polres) Kupang saat ini tengah membidik pengelolaan dana desa pada 6 desa di Kabupaten Kupang untuk tahun 2017.

Pengelolaan dana desa 6 desa itu yakni, Desa Uitao dan Desa Letbaun di Kecamatan Semau, Desa Oefafi di Kecamatan Kupang Timur, Desa Nonbaun di Kecamatan Fatuleu Tengah,Desa Fatukona di Kecamatan Takari, Desa Kolabe di Kecamatan Amfoang Utara dan Desa Netemnanu di Kecamatan Amfoang Timur. Untuk saat ini, untuk Kecamatan Takari sudah ada indikasi untuk ditingkatkan ke penyidikan.(*)


 
 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved