Berita Lembata Terkini

Dua Pansel di Lembata Saat Ini! Ini Fungsinya

Saat ini memang ada 2 pansel di BKD-PSDM Lembata untuk dua tugas yang berbeda. Pansel CPNS untuk urus proses penerimaan CPNS yang

POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata, Patris Udjan 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Di Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata, ada 2 Pansel (Panitia Seleksi) saat ini. Pertama Pansel CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan kedua Pansel Sekda Lembata.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKD-PSDM Kabupaten Lembata, Patrisius Emi Udjan, ketika ditemui POS KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Selasa (23/10/2018).

Baca: Janda Tewas Tanpa Busana! Sang Pelaku Ungkap Motif Pembunuhannya, Kami Sudah Berhubungan 3 Tahun

"Saat ini memang ada 2 pansel di BKD-PSDM Lembata untuk dua tugas yang berbeda. Pansel CPNS untuk urus proses penerimaan CPNS yang kini sedang berlangsung dan satu lagi Pansel Sekda Lembata," ujar Patris.

Baca: Fasilitas Komputer dan Jaringan Internet Terpasang! Siap Gelar Tes CPNS

Untuk Pansel Sekda Lembata, saat ini telah diumumkan tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Untuk hal tersebut, para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata disilahkan untuk mengajukan lamaran guna mengikuti seleksi tersebut.

Sementara menyangkut Pansel CPNS, lanjut Patris, saat ini sedang dilakukan persiapan untuk mengumumkan hasil seleksi administrasi para pelamar. Awalnya, pengumuman hasil seleksi itu rencananya dilakukan pada Minggu (21/10/2018) pukul 23.59 Wita.

Namun rencana itu diundurkan ke Selasa (23/10/2018). Penundaan pengumuman itu dibenarkan pula oleh aturan yang memberi tenggat waktu pengumuman antara 21-23 Oktober 2018.

Untuk diketahui total pelamar CPNS di Lembata sebanyak 1.636 orang. Jumlah itu akan merebut 250 formasi yang dijatahkan oleh pemerintah pusat. Dari jumlah formasi tersebut, ada pula formasi yang tidak terisi karena tanpa pelamar. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved