Berita Belu Terkini

Dua Warga Belu-NTT Tertembak Saat Pesta, ini Penjelasan Polisi dan Kronologi Menurut Warga

Dua Warga Belu-NTT Tertembak Saat Pesta, ini Penjelasan Polisi dan Kronologi Menurut Warga

Dua Warga Belu-NTT Tertembak Saat Pesta, ini Penjelasan Polisi dan Kronologi Menurut Warga
kompas.com
Warga Belu Ditembak 

Dua Warga Belu-NTT Tertembak Saat Pesta, ini Penjelasan Polisi dan Kronologi Menurut Warga

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Dua warga Lolowa, Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Provinsi NTT menjadi korban tembakan yang dilakukan oknum polisi berinisial OT di tempat acara, Sabtu (20/10/2018) dini hari.

Kedua korban yang diidentifikasi bernama Ikun Mau (23) dan Juventus Bere (16) terkena tembakan pada bagian paha dan kaki.

Akibat luka tembak tersebut, Kedua korban saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MGR. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Baca: Jatuh Saat Berlari! Wanita Ini Ternyata Jatuh di Tangki Berisi Hiu

Baca: BNNP DKI: Pengunjung Old City Konsumsi Narkoba di Luar Diskotek

Baca: Polisi Tangkap Pemuda Pengedar Ganja

Darah berceceran di aspal akibat kena tembakan peluru dari pistol milik oknum polisi Polres Belu
Darah warga berceceran di aspal akibat kena tembakan peluru dari pistol milik oknum polisi Polres Belu, Sabtu (20/10/2018) dini hari. (Foto Richy Anyan untuk POS-KUPANG.COM)

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dikonfirmasi Pos Kupang, Minggu (21/10/2018) membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, tembakan yang mengenai kedua warga sipil tersebut sebenarnya adalah tembakan peringatan yang dilakukan oknum anggotanya.

Dijelaskannya, setelah mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi menyebutkan, anggotanya melakukan tembakan peringatan untuk meredam keributan yang tidak terkendali di tempat pesta.

Saat berada di tempat pesta, jelas Christian, oknum anggotanya, OT tidak membawa senjata.

Namun ketika terjadi keributan di pesta, kata Christian, tuan pesta lantas meminta bantuan anggota yang juga warga setempat untuk meredam keributan sehingga oknum polisi pergi mengambil senjata di rumahnya lalu kembali ke tempat pesta untuk mengamankan situasi.

Menurut Tobing, oknum anggota polisi tersebut berusaha menenangkan undangan yang melakukan keributan dan aksi saling lempar.

Baca: Hari Santri Nasional: Peringati Hari Santri Nasional, ASN Jabar Bakal Kenakan Busana Unik Ini

Baca: Anwar Hajrah: Kehadiran JSIT Positif untuk Menguatkan Karakter Anak Bangsa

Baca: Tabrakan Maut Xenia Vs Truk Mogok, 3 Korban Tewas Termasuk Ibu Hamil

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing (POS KUPANG.COM/TENNI JENAHAS)
Halaman
1234
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved