Berita Kabupaten Kupang Terkini

Usfunan Janji Lembaganya STIKUM Siap Bantu Pemprov NTT

STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H, MH berlokasi di Nasipanaf, Penfui, Kupang, mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

Usfunan Janji Lembaganya STIKUM Siap Bantu Pemprov NTT
ISTIMEWA
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat ketika berada di Sekolah Tinggi Hukum Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH, M. H., Nasipanaf, Jumat (19/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H, M.H menyatakan, lembaga pendidikannya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H, MH berlokasi di Nasipanaf, Penfui, Kupang, mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).

Menurut Prof. Usfunan pada acara Lokakarya Nasional dengan tema : "Menyelamatkan NTT dari Bahaya Korupsi" di Aula Sekolah Tinggi Hukum Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H, M.H., Nasipanaf, Jumat (19/10/2018), lembaganya siap menghasilkan naskah akademik untuk jadi masukan dalam membuat Peraturan Gubernur (Pergub) misalnya tentang Malu dan Takut Korupsi serta Pergub tentang Desa.

"Persoalan korupsi adalah persoalan krusial. Bangsa ini hadapi tantangan besar dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Pencegahan korupsi jauh lebih penting dari pemberantasan korupsi. Pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan pendekatan agama, budaya, hukum adat dan pendekatan pemerintahan," jelas Yohanes.

Baca: Paduan Suara Prodi Sendratasik Unwira Kupang Menarik Perhatian Peserta Seminar Internasional

Pada kesempatan itu hadir pula Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang didaulat menggunting pita dan menandatangani prasasti peresmian gedung kuliah STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan.

Baca: Mau Cantik Alami, Luna Maya Kasih Tips Sederhana Dan Mudah Dilakukan

Operasionalisasi STIKUM ini didasarkan pada surat Keputusan Menteri Riset, Teknokogi dan Pendidikan Tinggi (SK Menristek Dikti Nomor 494/KPT/I yang dikeluarkan pada 6 Juni 2018.
Pengajar terdiri dari 10 dosen bergelar Profesor, 11 Doktor dan 6 Magister. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved