Berita Kabupaten Ende

Polres Ende Bekuk 4 Pelaku Curanmor

Empat tersangka tersebut akan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Polres Ende Bekuk 4 Pelaku Curanmor
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin memberikan keterangan pers terkait kasus curanmor. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Polres Ende, berhasil membekuk pelaku pelaku pencurian bermotor yang beraksi di wilayah Kabupaten Ende dan mengamankan barang bukti sebanyak 7 unit sepeda motor, dimana 6 unit masih utuh dan 1 unit tersisa rangka, serta diamankan beberapa spare part sepeda motor yang diduga hasil curian.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin kepada Pos Kupang.Com, Kamis (18/10/2018) mengatakan empat orang pelaku yang berhasil ditangkap.

Baca: Keluarga Ruben Onsu Alami 8 Kejadian Mistis , Sarwendah Lihat Binatang Ini Loh, Bikin Merinding

Baca: Anda Doyan Makan Mie Instan? Ilmuan Berhasil Mengungkap Sisi Gelap dengan Bukti Ini. Yuk Simak!

Baca: Fakta Terbaru! Ini Loh Jumlah Tembakan Peluru Yang Nyasar ke Gedung DPR RI Fakta, Tak Disangka

Baca: Artis Idola Presiden Soekarno Ini Hidup Menderita di Akhir Hayat, Sebelumnya Kaya Raya dan Tersohor

Pelaku berinisial  RS alias BONDAN alias BRIMOB (21 tahun) merupakan residivis yang juga terlibat dalam pencurian barang eletronik berupa laptop dan handphone.

RAH alias RIKI (18 Tahun) yang melakukan pencurian kendaraan bermortor bersama RS

RA alias AZIZ ( 36 tahun) dan S alias OLAN (32 Tahun) yang melakukan pencurian kendaraan bermotor bersama –sama RA, dan ditangkap di Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada setelah berusaha melarikan diri.

Dikatakan dari 7 unit sepeda motor tersebut diatas 2 unit sepeda motor diamankan dari pelaku RS dan RAH dimana 1 unit jenis Satria FU dan 1 unit tersisa rangka, sementara 5 unit sepeda motor lainnya diamankan dari pelaku RA dan S yaitu jenis Supra X 125, Honda 70 modifikasi, Honda Revo (dua unit) dan Yamaha Mio Sporty.

Dikatakan terhadap perbuatan ke empat tersangka tersebut akan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Menurut Kapolres Achmad, modus operandi dari ke empat pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut hampir sama yakni mengambil sepeda motor yang ditinggal oleh pemiliknya dan tidak ada pengawasan serta tidak di kunci stir atau kunci tambahan, kemudian mendorongnya dan dibawa kabur, setelah sepeda motor berhasil diambil, pelaku merubah warna dan menukar mesin serta spare part dengan sepeda motor lain.

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Kasus pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap tersebut 1 kasus terjadi pada tahun 2016 dengan BB 2 unit R2, 1 Kasus pada tahun 2017 dengan BB 2 Unit R2 (1 utuh, 1 Rangka) dan 3 Kasus pada tahun 2018 dengan BB 3 unit R2. Saat ini anggota Polres Ende yang tergabung dalam tim terus melakukan penyelidikan dan pengembangan.

Kapolres Achmad mengatakan sehubungan dengan kasus curanmor yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Ende, maka untuk membantu menekan dan meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Ende dihimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ende agar tidak meninggalkan kendaraanya baik ditempat parkir umum maupun dirumah sendiri dengan kunci kontak masih menancap atau tidak dicabut juga mengunci stir atau stang dan bila perlu gunakan kunci tambahan.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin (POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS)

Selain itu pastikan kendaraan dalam keadaan aman dan sulit untuk di kuasai orang lain saat meninggalkannya, masyarakat agar tetap waspada dan tidak under estimate atau menganggap biasanya aman, dan bagi masyarakat yang mengetahui atau mempunyai informasi tentang pelaku atau kendaraan bermotor yang diduga hasil curian agar dapat menginformasikan kepada Polres Ende, sehingga dapat ditindak lanjuti.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved