Berita Kabupaten Sumba Barat Terkini

BBM Menipis, Antrean Kendaraan Kembali Padati SPBU KM 2 Sumbar

stok BBM terutama bensin dan solar menipis. Akibatnya puluhan kendaraan truk menumpuk di SPBU km 2 mengantre mengisi BBM.

BBM Menipis, Antrean Kendaraan Kembali Padati SPBU KM 2 Sumbar
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Suasana antre di SPBU KM 2 Kota Waikabubak, SB. foto, Jumat (20/10/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, petrus piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK-- Antrean kendaraan sepeda motor dan mobil kembali memadati stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di km 2 Kota Waikabubaj, Kabupaten Sumba Barat.

Kondisi itu terjadi karena stok BBM terutama bensin dan solar menipis. Akibatnya puluhan kendaraan truk menumpuk di SPBU km 2 mengantre mengisi BBM. Para sopir mengaku,

Baca: Sehari Terbakar!, Warga Gotong Royong Bangun Rumah Yakob Boys

Kondisi itu berbeda di SPBU km 3. Disana juga terjadi antrean tetapi didominasi sepeda motor yang mengisi fertalite. Sedangkan kendaran truk, pick up dan bemo tidak kelihatan. Hal itu karena stok solar dan bensin habis.

Ama Yanti dan Ferdi Kaka, dua warga Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat yang ditemui pos kupang di SPBU km 2, mengatakan, padatnya antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU tersebut karena persediaan BBM di SPBU km 3 habis.

Akibatnya warga terutama pengecer bensin dan solar beramai-ramai mendatangi SPBU km 2 untuk mengisi BBM. Akibatnya terjadi antrean panjang seperti itu.

Keduanya juga meminta pemerintah harus bertindak tegas terhadap menjamurnya pengecer BBM dalam kota waikabubak. Menurut keduanya, salah satu kelangkaan BBM di Sumba Barat akibat menjamurnya pengecer dalam kota ini.

Hal itu karena hampir sepanjang hari, puluhan pengecer keluar masuk mengisi bensin dan solar di SPBU. Biasanya sampai BBM habis bahkan tangki kendaraan dimodifikasi sehingga sekali mengisi cukup banyak pula.

Kondisi itu sangat merugikan masyarakat umum yang terpaksa membeli BBM eceran karena keterbatasan waktu bila mengantre mengisi BBM. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved