Berita Kota Kupang

Survei Terakhir, Ini Jumlah PSK di Karang Dempel

Survei Terakhir, Ini Jumlah PSK di Karang Dempel, jumlah PSK terbanyak berasal dari Jawa Timur.

Survei Terakhir, Ini Jumlah PSK di Karang Dempel
POS KUPANG/AMBUGA LAMAWURAN
Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisberto Amaral. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Survei yang dilakukan Dinas Sosial Kota Kupang bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Kupang, mendapati 145 Pekerja Seks Komersial (PSK) masih beroperasi di Karang Dempel (KD), Kota Kupang.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisberto Amaral, mengatakan pihaknya telah melakukan survei sekaligus upaya-upaya prapenutupan.

"Ada 145 PSK yang beroperasi di KD," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (17/10/2018).

Dikatakan, jumlah PSK terbanyak berasal dari Jawa Timur.

Baca: Sadis! Disiksa Tengah Malam Hingga Pagi, Balita Ini Tewas Dibunuh Pacar Ibunya

Baca: Gubernur Nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, Bantah Menikahi Fenny Steffy Burase, Saksinya Bilang Begini!

Baca: Dijodohkan, Ayu Ting Ting Tinggal Pilih Empat Cowok Ganteng Disekitarnya. Penasaran?

Baca: Cantiknya Rini Puspitawati, Model yang Kecelakaan Bersama Selingkuhan. Lihat Posenya, Aduhai !

"Dari Jawa Timur sebanyak 120 orang," katanya.

Selain itu, ada pula dari daerah-daerah lain.

"Jawa Barat 2 orang, Jawa tengah 2, Kalimantan Tengah 1, Sulawesi Selatan 3, Lampung 1, NTB 5," akunya.

Sementara itu, PSK lokal sebanyak 11 orang.

"Angka ini bersifat fluktuatif. Jadi sesekali bisa bertambah, bisa juga berkurang," katanya.

Amaral mengatakan, timnya hanya turun melakukan survei, dengan menanyakan identitas PSK secara jelas.

"Jadi tidak perlu survei yang ilmiah," jelasnya.

Data-data itu, imbuhnya, telah dikirimkan ke Kementrian Sosial (Kemensos).

"Karena segala biaya pemulangan dan pemberian bantuan ditanggung oleh Kemensos. Soal berapa biaya yang disediakan, kami tidak tahu," katanya.(*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved