Berita Kabupaten Kupang Terkini

KPU Kabupaten Kupang Verifikasi Ulang Data DPT Ganda

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang melakukan verifikasi ulang data daftar pemilih tetap (DPT) yang ada sekarang.

KPU Kabupaten Kupang Verifikasi Ulang Data DPT Ganda
POS-KUPANG.COM/EDI HAYON
Imanuel Ballo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang melakukan verifikasi ulang data daftar pemilih tetap (DPT) yang ada sekarang.

Pasalnya, data ganda bukan saja hanya 250 seperti temuan Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kupang tetapi lebih dari itu.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk melalui Juru bicara, Imanuel Ballo, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (18/10/2018) mengakui kalau ada data DPT ganda.

Baca: Marsel Jeramun Berharap PDAM Labuan Bajo Jangan Hanya Utamakan Keuntungan

Namun data itu bukan cuma 250 seturut pengakuan Bawaslu tetapi lebih dari itu. Untuk itu verifikasi ulang menjadi hal penting agar data yang keluar betul-betul valid.

"Kita sejak 1 Oktober lakukan verifikasi ulang data DPT. Banyak memang DPT ganda makanya kita cek kembali," kata Ballo.

Baca: Wakil Walikota Kupang Minta Warga TPA Manulai II Jangan Minum Mabuk dan Pukul Istri

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Kupang menemukan 250 nama ganda pada daftar pemilih tetap (DPT). Dari data yang diterima Bawaslu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang bahwa total DPT saat ini mencapai 213.532 orang yang tersebar di 24 kecamatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Martony Reo menyampaikan ini melalui Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Maria Yulita Sarina kepada wartawan, Selasa (16/10/2018).

Maria Yulita mengatakan, dari data DPT yang diberikan KPU Kabupaten Kupang ke pihaknya total keseluruhan 213.532 orang. Dari data itu pihaknya melakukan pemeriksaan bilamana masih terdapat kesalahan input data ataupun nama ganda.

Ternyata dari hasil pemeriksaan ditemukan 250 nama ganda pada DPT. Terhadap kondisi ini, lanjut Maria, pihaknya sudah menyampaikan ke KPU untuk dilihat kembali.

Secara terpisah Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi, Adam Horison Bao mengatakan soal kampanye media sosial (medsos).

Dia menegaskan bahwa para caleg yang memiliki akun medsos harus memasukan ke KPU. Sampai saat ini belum ada satu parpol maupun caleg memasukan ke KPU.

"Kami sudah dua kali koordinasi dengan KPU untuk tanyakan berapa parpol dan caleg daftarkan akun medsos untuk akses legalitasnya tapi jawaban KPU belum ada satupun. Kita minta KPU perhatikan dengan serius terhadap maraknya kampanye medsos," katanya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved