Berita Kota Kupang Terkini

Dapat Tambahan 1000 Blanko KTP! Ini Imbauan Kadispendukcapil Kota Kupang

Blanko E-KTP di Kantor Dispendukcapil Kota Kupang habis, sehingga tidak bisa melakukan pencetakan. Tetapi dari provinsi sudah

Dapat Tambahan 1000 Blanko KTP! Ini Imbauan Kadispendukcapil Kota Kupang
PK/YEN
David Mangi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Saat ini Blanko E-KTP di Kantor Dispendukcapil Kota Kupang habis, sehingga tidak bisa melakukan pencetakan. Tetapi dari provinsi sudah berangkat ke Kementerian Dalam Negeri dan mendapat hanya 1000 keping saja.

Baca: Kasus Pembacokan di Atambua dalam Penyidikan Polisi

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DispendukCapil) Kota Kupang, David Mangi, Rabu (17/10/2018), mengatakan 1000 keping blanko E-KTP yang diambil provinsi, rencananya akan diserahkan ke Dispendukcapil Kota Kupang.
"Jadi kami menunggu saja untuk penyerahannya. Saat ini kami juga sedang sibuk turun ke lokasi-lokasi untuk menjemput masyarakat melakukan perekaman E-KTP," ujarnya.

Baca: Panitia Seleksi CPNS Lembata Verifikasi Berkas

Pasalnya, sekarang yang dikerjakan oleh Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Dirjen Kependudukan dan Capil bukan pada pencetakan, tetapi perekaman.

Karena ketika sudah melakukan perekaman, maka mereka berhak mendapat surat keterangan pengganti KTP Elektronik.

Selain itu, lanjutnya, ketika sudah melakukan perekaman, maka otomatis data mereka sudah terdaftar untuk turut serta memberikan hak suara pada pemilu tahun 2019 mendatang.

Baca: Program Sim Masuk Desa! Satlantas Polres Sumba Timur Layani SIM bagi Warga Ujung Timur

"Jadi perekaman merupakan hal utama yang harus dikejar. Sementara untuk pencetakan merupakan hal kedua yang akan diurus berikutnya. Jika sudah melakukan perekaman maka data mereka sudah masuk dan sudah terbaca, sehingga semua proses data bisa berjalan baik," tuturnya

Dijelaskannya data yang wajib KTP tetapi belum melakukan perekaman saat ini sebanyak 60 ribu lebih. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman sekitar 230 ribu lebih. Sementara disusun draf untuk melakukan perekama keliling di beberapa titik.

"Kami sudah masukan berkasnya di Walikota untuk menandatangani surat pemberitahuan kepada Camat dan Lurah tentang rencana perekaman keliling dan penjemputan akta kelahiran yang dilakukan oleh Dukcapil. Jadi kami menggunakan sistem jemput bola," ujarnya.

Kata David langkah ini dilakukan agar bisa mengurangi jumlah data yang belum melakukan perekaman. Jadi sudah ditentukan jadwal, satu Kecamatan di bagi atas beberapa titik, dan akan bekerja selama tiga hari.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Kupang yang belum melakukan perekaman agar dapat memanfaatkan pelayanan keliling ini, dengan segera datang ke sentra-sentra pelayanan yang telah disediakan," ujarnya.

Dispendukcapil terus berusaha agar dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat, termasuk untuk melakukan perekaman. Agar data mereka bisa masuk dalam daftar pemilih pada pemilu 2019 mendatang. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved