Berita Kabupaten Ende Terkini

Yayasan Mardi Wiyata Gelar Jambore di Mbay

Globalisasi membuka peluang bagi pendidikan nasional, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan dan permasalahan.

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Ketua panitia lokal, Andreas Avelino Sumbi 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE-- Dalam rangka 90 Tahun Kongregasi Frater Bunda Hati Kudus berkarya di Indonesia dan Implementasi Postur 2024 Yayasan Mardi Wiyata menggelar Jambore bagi tenaga pendidik dalam Lingkup Yayasan Mardi Wiyata di seluruh Provinsi NTT mulai Sabtu (20/10/2018) hingga Senin (22/10/2018) di Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Baca: Ema Gadi Djou Memorial Cup 2018! Juara Bertahan Menjaga Asa

Baca: HIV/AIDS di Nagekeo! Kecamatan Ini Pengidap Paling Banyak

Ketua Panitia Lokal Andreas Avelino Sumbi mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Selasa (16/10/2018) di Ende.

Andreas Avelino mengatakan di era globalisasi dewasa ini telah terjadi pergeseran paradigma tentang keunggulan suatu negara dari keunggulan komparatif kepada keunggulan kompetitif. Keunggulan komparatif bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, sedangkan keunggulan kompetitif bertumpu pada pemiliknya yaitu Sumber Daya Alam (SDM).

Dikatakan dalam konteks pergeseran paradigma keunggulan tersebut, sistem pendidikan nasional menghadapi situasi kompetitif yang sangat tinggi, karena harus berhadapan dengan kekuatan pendidikan global serta regulasi – regulasi pemerintah khususnya bidang pendidikan.

Globalisasi membuka peluang bagi pendidikan nasional, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan dan permasalahan.

Dikatakan permasalahan – permasalahan pendidikan yang sifatnya internal antara lain yang berkaitan dengan strategi pembelajaran, peran guru dan kurikulum, sistem kelembagaan, sarana dan prasarana, manajemen, anggaran operasional dan peserta didik.

Menyikapi dinamika yang berkembang begitu cepat, Yayasan Mardi Wiyata melalui sejumlah rapat kerja Evaluasi Terpadu (Espad) telah menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) Yayasan Mardi Wiyata 2010 – 2030, yang dituangkan dalam keputusan Pengurus Yayasan Mardi Wiyata Nomor : 03 tahun 2010.

Dikatakan dalam mengimplementasikan program strategis tersebut ujar Andreas Avelino Yayasan Mardi Wiyata menggalar kegiatan dalam bentuk pembinaan profesi guru yang berfokus pada profesionalitas dan integritas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu kesiapan tenaga pendidik untuk masuk pada era proyeksi II yaitu persamaan kedudukan sekolah – sekolah Mardi Wiyata dengan sekolah yang lain secara menyeluruh (Equality) sesuai kondisi Postur Kedua (2018 – 2024) yaitu tata pengelolaan yang baik dengan para pendidik yang profesional,

berintegritas tinggi, menjadi pelayan masyarakat dan abdi negara dan gereja.
Dikatakan kegiatan itu bertujuan agar tercipta guru yang profesional, berintegritas tinggi, pelayan masyarakat abdi Negara dan Gereja yang tercermin dari peningkatan penyelenggaraan pendidikan yang bersih dan bebas dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta peningkatan kapasitas dan akuntabilitas kinerja sekolah.
Selain itu untuk merealisasikan rencana tindak lanjut hasil pelatihan pembina Pramuka Nasional di Coban Rondo Tahun 2015.

Kegiatan yang berrtema solidaritas Mardi Wiyata menuju Equality dengan mengusung Motto : “ Guru Solid Mardi Wiyata Jaya” dikuti tenaga pendidik di bawah naungan Yayasan Mardi Wiyata yang meliputi SMPK Frater Maumere dan SMAK Frater Maumere dan SMPK Frater Ndao serta SMAK Frateran Ndao dan SMAK St. Thomas Aquinas Sumba serta SMAK Frater Podor.

Dikatakan materi kegiatan meliputi Leadership dan brotherhood juga kreativitas serta teamwork dan semangat Kemardiwiyataan juga cinta Budaya.
Metode kegiatan berupa workshop dan global development village juga management games dan fun games serta pentas budaya.

Pelaksanaan jambore akan diisi dengan misa syukur dan work shop juga juga global development vilage dan fun games juga equality games juga lomba paduan suara serta pentas budaya dan aktivitas pribadi serta olah raga dan ibadat pagi. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved