Breaking News:

Berita Kabupaten Ngada Terkini

Pasar Malam di Kota Mataloko Lelebo Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Pasar malam di Kota Mataloko Lelebo, Kelurahan Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana pasar malam di Kota Mataloko Lelebo di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Jumat (12/10/2018). 

Ia mengungkapkan, pagelaran ini mempunyai tujuan yang mulia yaitu membantu peningkatan perekonomian warga masyarakat kelurahan mataloko dengan konsep menjual aneka makanan dan minuman, serta berbagai variasi hiburan.

"Sedianya even ini dilaksanakan mulai dari pukul 16.00 wita sampai pukul 23.00 wita. Lokasi atau tempat yang di rencanakan adalah mulai dari pertigaan Were-Mataloko sampai di perbatasan wilayah antara kelurahan Mataloko dan desa Waeia," ujar Pirlo.

Pirlo Djawaria mengaku dampak dari pasar malam yang dilakukan setiap hari Jumad adalah mendatangkan keuntungan secara finansial bagi ibu-ibu serta memajukan daerah ini melalui kegiatan masyarakat ekonomi produktif.

"Pasar malam ini merupakan agenda kerja jangka panjang dari kelurahan Mataloko yang tentunya didukung oleh tokoh pemuda dan tokok masyarakat yang akan terus berlanjut sampai menyongsong pesta kemerdekaan republik Indonesia," papar Pirlo.

Seorang pelaku kuliner di pasar malam Mataloko, Yasinta Madha, mengatakan dampak dari kegiatan pasar malam ini adalah mendorong keterampilan ibu-ibu yang memang memiliki kemampuan masak-memasak yang handal.

Ia juga mengaku harus bisa di berimbangkan dengan pendapatan tambahan keluarga dimana dengan adanya pasar malam dapat meningkatan kesejahteraan ekonomi.

Lurah Mataloko, Madha Yohanes, sangat mendukung dan mengapresiasi atas kegiatan tersebut.

Sebagai penanggungjawab, Madha Yohanes terus memberikan semangat dan motivasi bagi semua pelaku kuliner agar terus menghasilkan ide-ide baru dalam hal mengolah bahan kuliner yang akan dijual.

"Dambaan seluruh masyarakat kelurahan Mataloko adalah semoga even ini jangan sampai mati suri karena masyarakat khususnya para pelaku kuliner sangat merasakan dampak positif dan keuntungan ekonomi finansial yang betul-betul dapat mengatasi berbagai kebutuhan hidup rumah tangga mereka," papar Madha. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved