Berita Internasional

Beberapa Orang Australia Membekukan Otaknya Demi Bisa Dihidupkan Kembali di Masa Depan

Beberapa Orang Autralia Membekukan Otaknya Demi Bisa Dihidupkan Kembali di Masa Depan

Beberapa Orang Australia Membekukan Otaknya Demi Bisa Dihidupkan Kembali di Masa Depan
Pinterest
Otak yang Dibekukan 

Otak orang-orang yang diawetkan secara ilmiah akan disimpan, termasuk otak orangtua Rhoades yang baru saja meninggal.

Philip Rhoades

Hal itu didasari pada ide sains ambisius yang dimiliki Rhoades, di mana ia percaya bahwa hanya masalah waktu teknologi akan mewujudkan mimpinya itu.

Rhoades percaya bahwa suatu saat ilmu pengetahun akan mampu mentransfer isi otak manusia ke keomputer.

Kepada BBC Rhoades menambahkan, "Dalam 30 tahun ke depan, saya akan memastikan bahwa kita semua bisa hidup selamanya."

"Semua bukti mengatakan bahwa secara teori hal itu adalah mungkin, meski itu sangat sulit, tapi itu mungkin," tambahnya.

Ilustrasi penyalinan otak

Rhoades mengatakan dia tahu ada 'hampir tidak ada kesempatan' untuk mendapatkan perhatian Elon Musk dalam penelitiannya ini.

Jadi dia menerbitkan surat itu di sebuah situs yang mempromosikan konvergensi teknologi dan tubuh manusia.

Menurutnya beberapa otak yang dipilih ini akan menjadi bagian dari repositori sejarah.

Untuk saat ini, perusahaan cryonics sebagian besar terbatas di mana mereka dapat dibangun dan berapa banyak orang yang akan ditampung.

Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pikiran kita menyimpan dan memproses hal-hal, mungkin akan diterjemahkan dalam dekade berikutnya menurut Rhoades. 

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved