Berita Kabupaten Ende

Kementerian Perhubungan Siapkan Rp 15 Miliar untuk Pembebasan Lahan Bandara Ende

Kementerian Perhubungan RI menyiapakan dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembebasan lahan guna perpanjangan landasan Bandara Haji Hasan

Kementerian Perhubungan Siapkan Rp 15 Miliar untuk Pembebasan Lahan Bandara Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Ilustrasi: Pagar tampak mengelilingi area Bandara Ende, Senin (4/9/2017) 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Kementerian Perhubungan RI menyiapakan dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembebasan lahan guna perpanjangan landasan Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Dana tersebut diperuntukan bagi warga yang lahan maupun rumahnya dipergunakan untuk perluasan Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Baca: Satgas Yonif 743/PSY Ajak Warga Lamaknen Selatan Tanam Pohon

Kepala Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende, Fuadani yang dihubungi melalui Plt Kepala Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende, Agus Moa mengatakan hal itu ketika dihubungi Pos Kupang, Minggu (14/10/2018) terkait dengan proses pembebasan lahan untuk perpanjangan landasa Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Agus Moa mengatakan bahwa saat ini panjang Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende sepanjang 1.650 meter dan membutuhkan lagi landasan sepanjang 450 meter sehingga total panjang landasan menjadi 2.100 meter.

Untuk perpanjangan landasan yang ada ujar Agus maka membutuhkan lahan yang saat ini masih menjadi milik warga. Untuk proses pembebasan lahan warga tersebut Kementrian Perhubungan RI telah menyiapkan dana sebesar Rp 15 Miliar.

Namun demikian dana yang ada ujar Agus masih diblokir atau masih menjadi tanda bintang di Kementrian Perhubungan RI karena proses pembebasan lahan untuk perluasan bandara belum diselesaikan.

“Dana untuk pembebasan lahan milik warga sudah ada namun baru dicair apabila proses pembebasan lahan telah selesai dan dana akan langsung ditransfer kepada para pemilik lahan oleh Kementrian Perhubungan RI,”kata Agus.

Agus mengatakan, segala urusan proses pembebasan lahan maupun negosiasi lahan milik warga menjadi kewenangan Pemda Ende sedangkan dari otoritas Bandara Ende hanya melakukan fasilitasi dana untuk proses pembebasan lahan.

Menurut Agus apabila landasan Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende sudah diperpanjang maka landasan tersebut bisa didararati oleh peawat jenis boing sehingga dengan demikian akan memperbanyak volume pasawat yang dating ke Ende.

Hal lainnya ujar Agus,  juga berpengaruh kepada daya angkut penumpang lewat Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende yang mana saat ini kerap terhambat oleh jumlah maupun ukuran pesawat.

“Tentunya para calon penumpang tidak lagi mengalami kesulitan karena sudah banyak pesawat yang dating ke Ende mengingat panjang bandara sudah memungkinkan bagi pesawat berbadan lebar untuk mendarat,”kata Agus.
Agus berharap proses pembebasan lahan bandara segera diselesaikan sehingga dengan demikian beberapa waktu kedepan proses perpanjangan landasan segera bisa dilakukan. (*)


Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved