Berita NTT Terkini

Acha, Miss Indonesia 2016 Curhat Rahasia di Balik Kesuksesannya

Acha sapaan akrab Natasha Manuela Halim, Miss Indonesia 2016, berbagi rahasia kesuksesannya kepada jemaat Gereja Kesaksian Sikumana, Kupang.

Acha, Miss Indonesia 2016 Curhat Rahasia di Balik Kesuksesannya
ISTIMEWA
Natasha Manuela Halim, Miss Indonesia 2016 saat berada di salah satu Hotel di Kota Kupang, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Acha sapaan akrab Natasha Manuela Halim, Miss Indonesia 2016, berbagi rahasia kesuksesannya kepada jemaat Gereja Kesaksian Sikumana, Kupang.

Acha hadir di tengah jemaat Gereja Kemah Kesaksian untuk memberi pelayanan sekaligus memberikan kesaksian iman.

"Saya selalu percaya pada Tuhan Yesus. Dalam situasi apapun, saya yakin Dia akan selalu mengasihi saya," ungkap Acha kepada jemaat, di gedung Gereja Kemah Kesaksian.

Baca: Yan Mboeik Ingatkan Kader PKPI Tentang Pilpres 2019, PKPI Bulat Dukung Jokowi-Maruf

Malam itu, Sabtu (13/10/2018), kepada jemaat, Acha menceritakan bagaimana perjuangannya tahap demi tahap hingga dirinya menjadi Miss Indonesia dan Runer Up Miss Asia 2016.

Acha mengatakan, kesusksesan yang ia raih bukan usahanya semata, tetapi karena kasih karunia dari Tuhan.

Baca: Trump Janjikan Hukuman jika Saudi Terbukti Bunuh Jurnalis yang Hilang

"Jujur, kalau mengandalkan diri saya sendiri, saya yakin, saya tidak mungkin seperti sekarang ini, atau detik ini saya tidak berada di sini," ungkap Runer Up Miss Asia 2016 ini.

Jemaat yang hadir tampak antusias mendengar Acha memberikan kesaksian imannya.

Gaya tutur Acha yang lembut ditambah ia selalu memberikan senyuman kepada jemaat membuat suasana pertemuan Acha dengan jemaat malam itu begitu akrab.

Ramah dan murah senyum, itulah kesan wartawan POS-KUPANG.COM, saat menjumpai Acha seusai Acha memberikan kesaksian.

Kepada POS-KUPANG.COM, Acha mengatakan dirinya sangat bahagia bisa berada di tengah jemaat Gereja Kemah Kesaksian.

"Jujur saya senang banget, bisa ada di sini dan berbagi cerita dengan mereka. Semangat mereka luar biasa," ungkap Acha.

Acha mengatakan, ia juga sangat bahagia bisa berada di Kupang. "Pokoknya aku senang deh bisa berada di sini, menikmati alamnya dan berbagai hal lainya," ungkap Acha.

Ia menceritakan, lewat akun media sosialnya, ia selalu memposting berbagai hal menarik yang ada di Kupang.

"Yah seperti yang saya katakan tadi alam dan juga kuliner yang ada di Kupang itu menarik, dan saya share lewat akun media sosial saya," ungkapnya.

Saat ditanya soal perjuangannya menjadi Miss Indonesia 2016 dan Runer Up Miss Asia, lagi-lagi Acha menegaskan, bahwa semua itu berkat kasih karunia dari Tuhan.

Acha mengisahkan, dirinya benar-benar kaget saat dirinya dinobatkan menjadi Miss Indonesia pada 2016 lalu.

"Yah terus terang aja, aku kaget banget, gak nyangka gitu. Aku bersyukur, itu rahmat dari Tuhan buat aku," ungkap Acha.

Tak berhenti di situ, Acha menjadi delegasi Indonesia mengikuti ajang Miss Asia 2016.

Berhadapan dengan delegasi dari berbagai negara menjadi tantangan tersendiri buat Acha.

"Yah sempat ragu gitu, kan delegasi dari masing-masing negara pastinya hebat-hebat dan punya talenta," ungkap Acha.

Acha mengisahkan, dalam salah satu tahapan seleksi, setiap delegasi dituntut harus mampu menunjukan bakat atau talenta mereka.

"Jadi ceritanya, kami harus bersaing nih. Intinya setiap orang berjuang untuk menjadi yang terbaik," ungkapnya.

Acha mengatakan, untuk tahapan seleksi adu bakat tersebut, ia memilih menari. "Aku yakin banget bisa juaralah, karena aku suka nari dan sudah mempersiapkan diri dengan baik," kisahnya.

Acha tak menyangka bahwa ia akhirnya gagal dalam adu bakat menari.

"Yah begitulah, saya gagal, malah dapat juara di bidang lain, yakni modeling," ungkap Acha.

Dari kisahnya itu Acha belajar bahwa Tuhan selalu punya rencana yang tak terduga buat dirinya. "Yah tentu saja saya sadar bahwa rancangan Tuhan yang terbaiklah buat hidup saya. Dan sampai hari ini, puji Tuhan saya bisa eksis di dunia modeling, selain di berbagai bidang entertain lainnya," ungkapnya gadis kelahiran, Belinyu, Bangka Belitung 9/05/1994 ini. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved