Berita Kabupaten Nagekeo

Pemda Nagekeo Akan Sosialisasi Siaga Bencana di Kampung Wisata Rumah Adat

Sosialiasi yang dilakukan adalah terkait kebakaran yang akhir-akhir ini sering melanda beberapa kampung adat yang ada di NTT dan kawasan

Pemda Nagekeo Akan Sosialisasi Siaga Bencana di Kampung Wisata Rumah Adat
POS KUPANG.COM/GORDI DONAFAN
Kabid Kebudayaan Dinas P dan K Nagekeo, Wili Lasa

 Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Nagekeo melalui bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo akan berupaya untuk melakukan sosialisasi siaga bencana di beberapa kawasan wilayah rumah adat.

Sosialiasi yang dilakukan adalah terkait kebakaran yang akhir-akhir ini sering melanda beberapa kampung adat yang ada di NTT dan kawasan wisata lainnya.

Baca: Ancaman Gubernur Soal Moratorium PMI NTT! ini Tanggapan Direktur Padma Indonesia

Baca: NTT Tidak Bangkit Kalau Terus Kirim TKI

Bidang Kebudayaan dari Dinas Kebudayaan Nagekeo akan berkoordinasi dengan berbagai stakeholder agar bisa melaksanakan aksi tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo, Wili Lasa, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan, tujuannya adalah untuk mengurangi adanya bencana kebakaran rumah adat dan kawasan wilayah atau daerah wisata yang ada di Nagekeo.

"Upaya yang kita akan lakukan adalah sosialisasi dari dinas kebakaran dan bencana alam. Instalasi listrik yang tidak terkontrol oleh PL. Selain itu pengawasan dan pencegahan resiko bencana dari dinas kebakaran," papar Wili, Rabu (10/10/2018).

Wili menjelaskan pihaknya sampai saat ini belum melaksanakan dan berjanji akan melakukan dalam rangka upaya untuk pencegahan diri terhadap bencana kebakaran.

Wili mengaku akan melaksanakan sosialisasi tahun depan dan akan membangun mitra dengan beberapa stakeholder.

"Memang perlu ada sosialisasi dari dinas terkait. Sejauh ini belum dilakukan. Baik dinas kebakaran maupun BPBD Kabupaten Nagekeo. Tahun depan kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berusaha untuk membangun mitra dengan Dinas Kebakaran dan BPBD untuk melakukan sosialisasi tentang penanggulangan resiko dan pencegahan bencana," ujar Wili.

Ia berharap agar semua pihak mendukung aksi yang akan dilakukan. Sehingga mengurangi resiko bencana kebakaran.

"Harapan kami kedepan agar dinas kebakaran dapat memfasilitasi alat tabung pemadam kebakaran di setiap kampung adat," ujar Wili.

Ia menyebutkan jumlah kampung adat tradisional di Nagekeo puluhan dan kampung Wisata.

Kampung adat itu diantaranya, Kampung wisata Tutubhada, Wajo dan Pautola. Sedangkan Kampung adat, Boa Ora, Lui, Munde, Keo, Leguderu, Nageoga, Wolokisa, Nua, Wolopau, Guyuwolo, Dhawe, Nggolonio, Weweloe, Nggolombay, Mundemi, Boawae, Lape, Nataia, Rendu Ola, Toeteda, Lodaolo, Lajawajo, Lendo, Lewa, Ngera, Pautola, Udiworowatu, Bhela, Kota, Keya, Jawakisa, Nunungongo, Pajoreja dan Sawu obo. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved