Berita Kabupaten TTS Terkini

Blanko e-KTP Habis, Disdukcapil TTS Pinjam 1.000 Blanko dari Malaka

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten TTS terus menggenjot pembuatan dokumen kependudukan khususnya e-KTP.

Blanko e-KTP Habis, Disdukcapil TTS Pinjam 1.000 Blanko dari Malaka
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Disdukcapil Kabupaten TTS, Samuel Fallo sedang menunjukan kepingan e-KTP yang sudah tercetak 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten TTS terus menggenjot pembuatan dokumen kependudukan khususnya e-KTP.

Melalui program jemput bola, Disdukcapil tidak hanya melayani pembuatan dokumen kependudukan saja, tetapi juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya dokumen kependudukan.

Hal ini mulai terlihat manfaatnya dengan tingginya animo masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan saat ini.

Baca: Romo Paschal Akui Gereja di Batam Sangat Peduli Korban TKI

Dengan berbagai alasan, mulai dari melengkapi persyarat guna mengikuti Caleg, tes CPNSD, Pemilu 2019, tes masuk TNI-POLRI dan berbagai alasan lainnya, saat ini dalam sehari Disdukcapil harus melayani 200 masyarakat yang ingin membuat dokumen kependudukan.

Baca: Dinas Kominfo Malaka Ikut Kegiatan SPBE di Kupang

Tingginya animo pemohon pembuat dokumen e-KTP membuat 4000 blanko e-KTP lenyap hanya dalam kurun waktu satu bulan. Agar tidak mengganggu pelayanan e-KTP, Disdukcapil TTS meminjam 1000 blanko E-KTP dari Kabupaten Malaka.

"Blanko kita sudah habis, jadi untuk sementara kita pinjam dari Kabupaten Malaka. Kita sudah ajukan permohonan tambahan blanko e-KTP dan tanggal 17 Oktober mendatang baru kita ambil ke Jakarta. Untuk jumlah yang kita dapatkan, baru bisa diketahui saat pengambilan nantinya," ungkap Samuel kepada POS- KUPANG.COM, Rabu ( 10/10/2018) di ruang kerjanya.

Terkait program jemput bola, lanjut Samuel, dari target 60 desa yang canangkan tahun ini, saat ini sudah sekitar 40 desa yang mendapatkan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan melalui program jemput bola.

Sedangkan, untuk keseluruhan total e-KTP yang dicetak hingga bulan September lalu sudah 16.675 keping e-KTP yang sudah dicetak.

Jika ditambah dengan bulan Oktober makanya jumlahnya sudah mencapai 20 ribu e-KTP yang kita cetak selama 10 bulan.

"Permintaan masyarakat untuk memanfaatkan program jemput bola sangat tinggi. Selain karena lebih muda, dengan program jemput bola masyarakat tidak mengeluarkan biaya transportasi," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved