Berita Regional Terkini

5 Perampok Nekad Beraksi, Pedagang Emas Kehilangan 7 Kg Dagangannya

Sebanyak lima perampok nekad beraksi di siang hari dengan menghadang salah satu pedagang emas yang baru pulang dari tokonya.

5 Perampok Nekad Beraksi, Pedagang Emas Kehilangan 7 Kg Dagangannya
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi emas 

POS-KUPANG.COM | SUMENEP - Sebanyak lima perampok nekad beraksi di siang hari dengan menghadang salah satu pedagang emas yang baru pulang dari tokonya. Emas sebanyak 7 kilogram pun raib digondol perampok.

Aksi perampokan di siang bolong tersebut dialami oleh pedagang emas bernama Slamet Hariyanto (42) warga Dusun Morasem, Desa Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura. Tokonya sendiri berada di simpang tiga jalan menuju Desa Bindang, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Sementara para pelaku berhasil kabur dengan mengendarai tiga unit sepeda motor dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.

Baca: Dalam 2 Tahun, 11 Kepala Daerah di Jatim Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Ini di Antaranya

Kasubag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno menjelaskan, pencurian dengan kekerasan atau perampokan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, korban saat itu baru saja pulang dari toko emas miliknya di pasar Kecamatan Pasongsongan.

Korban pulang bersama keponakannya Safitri dengan mengendarai sepeda motor. Tepat di jalan raya Pasongsongan tepat di tikungan Desa Bindang, korban dibuntuti oleh lima orang yang tidak dikenal.

Baca: Nusron Sebut Aksi Massa Kawal Amien Rais Sebuah Tradisi Buruk

"Lima orang yang membuntutinya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Lalu salah satu dari pelaku memepet korban dan meminta tasnya diserahkan," papar Agus Suparno.

Pelaku lainnya menghentikan motor pelaku dan langsung mencoba merampas tas korban yang berisi emas dagangannya seberat 7 kg.

Korban sempat berontak dan tetap memeluk erat tas korban, namun salah satu dari kawanan perampok lalu membacok tangan korban dengan menggunakan pisau penghabisan.

Tangan korban terluka parah, dan akhirnya tas korban berhasil dirampas pelaku, sedengkan korban terjerembab bersimbah darah. Korban akhirnya ditolong warga dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat, sedangkan beberapa warga juga melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian terdekat.

Akibat aksi perampokan itu, tas berisi emas seberat 7 kg dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu dibawa kabur. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3,5 miliar. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved